Renungan

MINGGU, 30 JUNI 2019 

Horas ma di hamu amang inang Ruas ni Hurianta HKBP Aekkanopan. Taparade ma rohanta marsaulihon Hata ni Debata di Minggu sadari on sian PSALMEN 32 : 1-11 “MARTUA MA HALAK NA PININTORAN NI DEBATA”

  1. Nunga lam rangkak nuaeng na girgir manangihon jamita na manaringoti dosa dohot hamatean. Dao do lumomo roha ni jolma nuaeng molo ditaringoti parsaulian, pasupasu, hamoraon dohot las ni roha. Ndang apala mabiar be toropan jolma mangulahon dosa, tupa do ala naung so hea be dipaingot manang ndang dietong be dosa niulana i. Hape mansai bagas do panghorhon ni dosa i, ima hamatean.
  2. I do umbahen martua na sineasaan pangalaosina jala hinuphupan dosana ai ndang tu hamatean be ibana ala nunga adong na mangampini. Ise do na niampinan, ima olo mangakku dosana tu Debata, na berterus terang dihahuranganna.
  3. Angka naung niampinan, unang be tangkang, unang be songon hoda manang halode na so marroha. Unduk ma tu Debata jala diulahon ma lomo ni rohaNa.
 

Amen. Horas jala gabe.
(Praeses Pdt.Bernard Manik,STh)

RENUNGAN

RABU, 26 JUNI 2019

Setiap kita pasti memiliki kesalahan atau dosa. Tidak ada alasan kita untuk membenarkan diri. Semakin kita Membenarkan diri maka kita akan sulit mengampuni orang lain. PENGAMPUNAN sebagai nilai kasih Tuhan bagi kita sulit diam dalam kita. Karenanya kita perlu berubah! Lebih perduli dan menerima orang lain. Tidak berbuat jahat terhadap mereka. Ketahuilah Allah sedang dan akan terus bekerja dalam kehidupan kita untuk memulihkan hati, pikiran dan sikap kita.

“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia” (Roma 13:10a)
Selamat Hari Rabu. Terus Bergerak dan tetap Maju. Mari Mengampuni.
(AS)

Renungan, Selasa 25 Juni 2019

SELASA, 25 JUNI 2019
Sebagai orang percaya, terkadang kita gagal serupa seperti Kristus. Kita menghidupi makna kasih dalam batas hubungan. Padahal kita dituntut untuk sabar dan murah hati. Tidak iri atau sombong. Tidak arogan atau kasar. Tidak keras kepala dengan jalan pikiran sendiri. Tidak jengkel atau kesal. Berjalan dalam kasih berarti diri kita tidak menjadi pusat (individualisme). Mari menyenangkan sesama dan menjadi berkat bagi orang lain. Itulah yang Yesus Kristus lakukan.

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.” (1Korintus 13,4)
Selamat Hari Selasa. Jangan Lupa Bahagia! Tuhan Mengasihi kita.
(AS)

Renungan, Kamis 20 Juni 2019


KAMIS, 20 JUNI 2019
Mengasihi Allah. Sikap hormat, setia dan taat kepada Tuhan harus menjadi gaya hidup setiap hari. Jangan menggantikan posisi Allah dengan apapun juga. Allah kita adalah Allah yang cemburu. Mari mengutamakan Tuhan dalam perjuangan hidup kita.
“Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu,” (Keluaran 20:5a)

Selamat Hari Kamis, Mari jalani Hari ini dengan Penuh Optimisme!
(AS)

Pembekalan HKBP AIDS MINISTRY

PEMBEKALAN HKBP AIDS MINISTRY

HKBP AIDS MINISTRY

(Peserta Pembekalan HKBP AIDS MINISTRY)

Pada Senin,17 Juni 2019 bertempat di HKBP Kisaran Kota, telah dilaksanakan pembekalan pengetahuan dan pengenalan tentang gejala dan penanganan HIV/AIDS yang semakin marak penyebarannya dikalangan masyarakat khususnya di lingkungan Gereja (ruas) HKBP yang pada kenyataannya sangat memprihatinkan penyebarannya.

Adapun kegiatan ini adalah rangkaian dari beberapa kegiatan yang telah diprogramkan dan ditetapkan dalam rapat Panitia taon Parasinirohaon HKBP Distrik XIII Asahan Labuhanbatu yang diikuti oleh para Parhalado beserta utusan dari setiap Ressort yang ada di HKBP Distrik XIII Asahan Labuhanbatu dan tentunnya juga dihadiri oleh Panitia Taon Parasinirohaon.

Dalam kegiatan ini hadir juga perwakilan dari HKBP AIDS MINISTRY sebagai narasumber yaitu Diak. Berlina Sibagariang dan dua orang rekannya yang dimoderatori oleh ketua Panitia Taon Parasinorohaon yaitu Pdt. Anggiat Saut Simanullang,S.Th dan terlebih dahulu dibuka dengan arahan dari Praeses HKBP Distrik XIII Asahan Labuhanbatu yaitu Pdt. Bernad Manik,S.Th.

                                                 (Pengarahan dari Praeses HKBP Distrik XIII Aslab )

Setelah arahan dari Praeses selesai maka acara pun dimulai dengan pembukaan dari moderator yaitu Pdt.Anggiat Saut Simanullang,S.Th dan dilanjutkan dengan pemaparan yang disajikan oleh Diak.Berlina Sibagariang, dalam pemaparan beliau ada beberapa hal yang sangat ditekankan kepada para peserta, yaitu rasa Kepedulian kepada saudara/i kita yang terkena Virus tersebut, dimana yang terjadi dalam masyarakat adalah sebaliknya, terjadi pengucilan bagi mereka yang positif mengidap penyakit tersebut. 

(Pdt. Anggiat saut Simanullang,S.Th memoderatori kegiatan)

Diak. Berlina Sibagariang
 

Sebagai pengetahuan bagi peserta, Diak.Berlian Sibagariang juga memaparkan beberapa hal tentang HIV/AIDS, namun terlebih dahulu yang harus kita ketahui adalah, bahwasanya HIV (Human Imun Virus) berbeda dengan AIDS (Acquired Immunodefficiency Syndrome), orang yang mengidap HIV belum tentu terkena AIDS, namun orang yang terkena AIDS sudah pasti terkena HIV. Seseorang yang terkena HIV masih ada kemungkinan untuk dapat hidup dan berkegiatanseperti biasanya dengan mengkonsumsi obat yang dikenal dengan nama ARV (Anti Retroviral) yang berfungsi untuk mengendalikan perkembangan inveksi HIV, obat ini harus dikonsumsi seumur hidup. Dengan mengkonsumsi ARV maka psien HIV dapat hidup sehat. Untuk lebih memperdalam pengetahuan kita tentang HIV/AIDS berikut pemaparan seputar Virus tersebut.

PENULARAN HIV/AIDS

HIV hanya dapat ditularkan melalui tiga cairan tubuh, yaitu Cairan Kelamin, darah, dan ASI yang sudah terlebih dahulu terinfeksi HIV.

HIV tidak menular melalui :

·         Kontak Sosial ( bersalaman, bermain, berpelukan)

·         Makan Bersama

·         Bergereja bersama

·         Terkena keringat atau air liur

·         Menyuci baju penderita HIV/AIDS

·         Gigitan nyamuk

Semua orang dapat tertular HIV/Aids, namun yang beresiko tinggi yaitu

Ø  Orang yang aktif secara seksual

Ø  Pengguna narkoba suntik

Ø  Pekerja seks komersial

Ø  Pasangan orang yang hidup dengan HIV/AIDS

Ø  Petugas kesehatan

Di akhir pemaparannya, Diak.Berlina Sibagariang menyampaikan 3 hal pencegahan HIV/AIDS,

A. Abstinence : Tidak melakukan hungngan seksual secara bebas.

B. Be Faithful : Setia hanya pada satu pasangan saja.

C. Condom : Gunakan konsom saat melakukan hubngan seksual beresiko.

 bagi saudara/i yang ingin mengetahu lebih dalam lagi informasi seputar HIV/AIDS dapat menghubungi. Tlp. 0632-4320704, Web: hkbpaidsministry.org, Email : hkbpaidsministry@yahoo.com.