31 ORANG MENGAKUI IMANNYA DI HKBP AEKKANOPAN

31 ORANG MENGAKUI IMANNYA DI HKBP AEKKANOPAN

Pada Ibadah Siang Minggu Trinitatis, 23 Juni 2019 yang lalu, Jemaat HKBP Aekkanopan Resort Aekkanopan menjadi saksi atas 31 orang (Laki-laki 15; Perempuan 16) yang Menyaksikan Imannya setelah menjalani masa pelajaran selama satu tahun. Sebelum Menyaksikan Iman, peserta Katekisasi Sidi menempuh Ujian Tulisan yang diadakan pada hari Kamis, 20 Juni 2019 bertempat di Sopogodang dimulai pukul 15.00 s/d 16.30 WIB. Esoknya Jumat, 21 Juni 2019 mulai pukul 09.00 s/d 19.15 WIB, peserta mengikuti Ujian Lisan (wawancara) yang bertempat di tiga tempat. Tempat Pertama di dalam gereja, diuji oleh Bvr.Relita Simangunsong dan Cal.Bvr.Lambok Parapat, Tempat Kedua, Sopogodang yang menguji adalah Gr.Darwis Siahaan, dan Tempat Ketiga adalah Konsistori yang menguji adalah Pdt.AS.Simanullang,STh (Pendeta Resort). Untuk Tempat Pertama dan Kedua, yang diuji adalah penguasaan dan Pemahaman Parguru Malua atas Materi pelajaran yang telah diajarkan selama ini, yaitu: Dasa Titah, Kesaksian Iman orang Kristen, Doa yang diajarkan Tuhan Yesus, Sakramen Baptisan Kudus, Sakramen tentang Hukum Taurat, Buku Ende, Sejarah Gereja Umum dan HKBP serta Etika Kristen. Khusus untuk tempat ketiga adalah konseling kepada para Parguru Malua, agar mereka memahami dan menjalankan tanggungjawabnya setelah menyaksikan iman serta membangun komitmen untuk berubah dan memperbaiki perilaku-perilaku ke arah yang lebih baik lagi. Pada keesokan harinya Sabtu, 22 Juni 2019 diadakan kembali pertemuan anak Parguru Malua beserta orangtua untuk mengikuti Ibadah Pembasuhan Kaki. Kegiatan ini terinspirasi dari yang dilakukan Tuhan Yesus dalam Injil Yohanes Pasal 13, dimana Tuhan Yesus membasuh kaki para muridNya. Dalam kegiatan ini seluruh Parguru Malua membasuh kaki orang tua masing-masing sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan-kesalahan yang selama ini mereka lakukan. Kegiatan ini sendiri berjalan hikmat dan teduh. Tidak jarang anak Parguru Malua menetaskan air mata ketika menyampaikan permohonan maafnya kepada orang tuanya demikian orang tua ketika memberi nasehatnya sambil meneteskan air matanya. Dalam Khotbah Minggunya yang didasarkan pada Kitab Wahyu 22:12-17, Pendeta Resort, meminta para Parguru Malua, ketika sudah menyaksikan imannya untuk tetap mempertahankan imannya, karena sebagaimana dialami orang Kristen di Asia Kecil yang menjadi tujuan Kitab Wahyu ini, begitu banyak persoalan dan tantangan yang mereka hadapi karena imannya mengikut Yesus Kristus. Karena memang itulah konsekwensi iman, sebagaimana perkataan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Lukas 16:24). Namun walaupun banyak tantangan atau pergumulan yang akan dihadapi Tuhan sudah menjanjikan PenyertaanNya sebagaimana firman Tuhan dalam Injil Matius 28: 20 “…Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”. Karenanya anak yang akan naik sidi, diingatkan untuk mengandalkan imannya dan mengandalkan Tuhan dalan melangkahkan kehidupannya ke depan. Harus bijaksana dalam hidup, dapat membedakan mana yang baik mana yang tidak baik. Mana yang berkenan di hati Tuhan mana yang tidak berkenan. Setelah Selesai menyaksikan iman keseluruhan Anak yang Naik Sidi mengikuti Perjamuan Kudus untuk pertama sekali didampingi oleh orang tuanya. Adapun Ke 31 orang yang Menyaksikan imannya tersebut adalah: Juspita Melisa Tambunan (Wonosari 1); Daniel Simanjuntak (Alab Dame) Elsa Irma Estomihi Manurung (Kampung Teladan); Angel Margareth Nainggolan (Kampung Teladan); Christian Frianus Marpaung (Kampung Kristen); Rouli Siagian (Kampung Polri); Andreas Sihat Roberto Sihombing (Alab Dame); Darwinsyah Simangunsong (Wonosari 1); Herianto Simangunsong (Wonosari 1); Verdy Nicolas One Pablo Lubis (Kampung Toba); Raffael Aldy Joy Free Simanjuntak (Kampung Kristen); Dinda Sariati Marpaung (Parluasan); Paramita Lubis (Wonosari 3); Johannes Plus Sihombing (Kampung Kristen); Bima Santo Hutagaol (Wonosari 2); Jhon Vernando Naibaho (Wonosari 4); Martha Indah Samosir (Alab Dame); Tiur Nauli Nadapdap (Wonosari 3); Kardo Marpaung (Parluasan); Flora Florentina Marpaung (Parluasan); Lira Rystha Mahalalyta Marbun (Wonosari 2); Mariana Magdalena Tambunan (Wonosari 1); Debbie Ekklesia Saragi (Pasar Hitam); Sahat Volber Daniel Saragih (Wonosari 4); Intan Permata sari Siringoringo (Kampung Kristen); Sanggam Andreas Siregar (Kampung Polri); Rafael Kisaran Samosir (Kampung Kristen); Marupa Fransiskus Napitupulu (Wonosari 2); Kristina Natalia Lubis (Wonosari 3); Naomi Anggreni Samosir (Kampung Kristen) dan Sofiya Atalia (Wonosari 1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *