BAGAIMANA MEMAHAMI ROH KUDUS?

BAGAIMANA MEMAHAMI ROH KUDUS?

Dari semua pokok iman Kristen, agaknya Roh Kudus adalah yang paling membingungkan. Akibatnya kita cenderung menyamakan apa yang rohani dengan Roh Kudus. Ketika memuji-muji Tuhan dalam doa dan nyanyian kita samakan dengan pekerjaan Roh Kudus. Memberi persembahan kita identikkan dengan buah Roh Kudus. Apakah semua itu berhubungan dengan Roh Kudus? Bisa jadi, ya bisa juga tidak. Kita jangan gegabah memastikan sesuatu yang rohani sebagai ciri Roh Kudus. Contohnya tentang mengabarkan Injil, bukankah itu baik? Tetapi menurut Alkitab pernah terjadi bahwa “Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil….” (Kis.16,6). Apa yang baik belum tentu sejalan dengan Roh Kudus.

Kalau begitu bagaimana kita memahami Roh Kudus?
Pendekatan yang lebih mudah adalah dari sudut diri Tuhan Yesus. Roh Kudus adalah Roh Yesus. Rumusannya: “……Allah telah menyuruh AnakNya ke dalam hati kita….” (Gal.4,6) dan juga: “yang dimaksud oleh Roh Kristus…” (1Petrus 1,11). Perhatikan pula Kisah Para Rasul 16,7 dan Filipi 1,19, bahkan dalam Injil Yohanes 20,22 diceritakan bahwa Yesus meniup ke arah wajah para Rasul sambil berkata: “Terimalah Roh Kudus”
Dalam sejarah gereja, tercatat bahwa untuk memperkuat pegangan itu, Pengakuan Iman Niceanum menegaskan bahwa Roh Kudus ‘keluar dari sang Putra’ rumusan ini digumuli secara mendasar pada konsili Nicea (325) dan Konstantinopel (381) dan Chalcedon (451).kuan bahwa

Sekarang apa artinya pengakuan bahwa Roh Kudus adalah Roh Kristus? Itu berarti bahwa Roh itu berasal dari Kristus dan membawa kita kepada Kristus. Roh itu membuat kita terhenyak di depan salib Kristus, termangu melihat Kristus di salib karena dosa kita, lalu membuat kita mengaku betapa perlunya kita menerima anugerah pengampunan sehingga kita terdorong untuk selanjutnya bersikap hidup: ’Kristus, ampunilah aku dan baruilah hidupku”. Roh ini berasal dari anugerah Kristus dan membawa kita kembali ke dalam kehidupan bersama dengan anugerah itu.

Oleh karena itu, Yesus berkata bahwa semua dosa akan diampuni kecuali dosa ‘menentang Roh Kudus” (Lihat Mat.12,31-32). Yang dimaksud dengan menentang Roh Kudus adalah sikap hidup atau gaya hidup yang dengan sadar menolak anugerah atau menolak pemberian anugerah pengampunan dari Kristus. 

(sumber: Andar Ismail, selamat berkembang,BPK-GM, Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *