MENGHADAPI MASALAH GUNAKAN ABC

MENGHADAPI MASALAH GUNAKAN ABC

Orang Kristen bukanlah orang yang kebal terhadap masalah. Sejak kita menerima Kristus sebagai juruselamat, itu bukan berarti kita menjadi manusia super tanpa masalah. Menyangkali masalah dalam hidup kita justru merupakan masalah. Lalu, bila kita juga tetap menghadapi masalah, apa bedanya kita dengan orang yang tak ber-Tuhan? Seharusnya ada tiga (3) hal yang membuat kita berbeda dalam menghadapi masalah:

A=Attitute atau Sikap. Dalam Kristus kita perlu persfektif baru terhadap masalah yang kita hadapi. Sikap, menentukan cara kita memecahkan masalah. Kalau kita berkata bias, tentu kita akan berusaha mencarikan solusi.

B= Believe atau Percaya. Seberapa dalam seseorang mempercayai Tuhan, sebegitu besar pula ia mengharapkan campur tangan Tuhan, sebegitu besar pula ia mengharapkan campur tangan Tuhan. Penulis Ibrani percaya bahwa Tuhan adalah penolongnya. Dia tidak takut apa yang akan dilakukan manusia terhadapnya. Kepercayaan seperti inilah yang membuat tegar menghadapi setiap masalah kehidupan.

C=Courage atau keberanian. Apa yang menjadi dasar keberanian seseorang? Apakah berani asal berani? atau berani yang mendasar? Tentu, sebagai orang Percaya, keberanian kita karena pembelaan Tuhan yang kita yakini. Bukankah Tuhan berpihak kepada mereka yang mengandalkan Tuhan?

“Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Ibrani 13:6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *