Lidah Seorang Murid

Lidah Seorang Murid

SELASA, 20 AGUSTUS 2019

Mau tidak mau, orang Kristen hidup bagaikan di etalase. kita hidup di tengah lingkungan dan masyarakat yang siap menilai kita melalui apa yang kita lakukan dan katakan. Sebagai orang percaya kita diminta menggunakan lidah dan pendengaran untuk pekerjaan Tuhan. Dengan lidah kita dapat mengucapkan kata-kata yang memberi semangat baru kepada yang letih lesu. Sebagai orang Kristen apakah kita telah menggunakan lidah kita untuk memberi semangat kepada orang yang letih lesu? Atau justru sebaliknya kita gunakan lidah kita untuk membuat remuk hati saudara-saudara kita. Apakah kita gunakan mulut kita untuk mengeluarkan kata-kata yang membangun atau justru sering melukai atau membuat luka batin bagi saudara-saudara kita? Ingatlah, lidah kita adalah lidah seorang murid.

“Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” (Yesaya 50:4)

Selamat hari Selasa. Selamat memberi semangat, mari saling membangun.
(Pdt.AS.Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *