Mengandalkan Tuhan dalam keadaan Genting

Mengandalkan Tuhan dalam keadaan Genting

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019

Pernahkah anda menghadapi keadaan genting, kacau, dan tak terkendali? Seringkali kondisi ini memperhadapkan kita pada kepanikan, kebingungan, dan merasa tersudut! Pada situasi seperti ini, iman memegang peranan yang penting. Iman akan menuntun kita untuk mengambil tindakan-tindakan yang tepat, yang tidak berdasarkan pada pertimbangan yang kacau, melainkan pada kebergantungan kepada Allah yang mengendalikan keadaan. Kita harus mampu menerobos keadaan genting. Daud adalah sosok pribadi yang mampu melakukannya. Pengenalannya akan Allah menolongnya untuk tidak putus asa ataupun terpancing untuk bertindak gegabah. Dalam keadaan genting, ia menyediakan waktu sejenak untuk berdiam diri di hadapan Tuhan, berinteraksi denganNya, dan berdoa memohon agar Tuhan memberikan pertolongan. Ia menyadari ketidakberdayaannya, namun memiliki pengharapan yang kuat kepada Tuhan. Ia tidak bertindak gegabah mengandalkan kekuatan dan strateginya sendiri, melainkan bergantung sepenuhnya kepada pertolongan Tuhan. Ia tahu bahwa Allah itu besar!

“Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: “Allah itu besar!” (Mazmur 70:5)

Selamat hari Kamis.Selamat mengandalkan Tuhan dalam keadaan genting.
(Pdt.AS.Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *