Menyadari Campur Tangan Tuhan

Menyadari Campur Tangan Tuhan

SENIN, 2 SEPTEMBER 2019

Pernahkah anda berpikir dan berkata, “Kalau bukan saya yang bekerja, mana bisa keluarga saya hidup?” atau “Kalau bukan saya yang turun tangan mengatur, mana ada kerjaan yang beres?”. Gimana, pernah? Jikalau pernah, hati-hati dengan pikiran seperti itu karena hal itu adalah kesombongan tersembunyi. Saat kita berpikir atau berkata seperti itu sebenarnya kita sedang mengagungkan diri sendiri. Pemazmur memperingatkan kita dalam Mazmur 127. Kata kunci dalam Mazmur ini adalah “Jikalau bukan Tuhan yang…” Ya, jika bukan Tuhan yang memberkati kita, seberapa keras pun usaha kita tidak akan menghasilkan apa-apa. Jikalau bukan Tuhan yang memberkati pekerjaan kita, mungkin kantor atau toko atau bisnis yang kita kelola sudah gulung tikar. Karena itu mari kita menyadari kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa jikalau bukan karena campur tangan Tuhan. Usaha kita akan sia-sia jikalau bukan karena penyertaan Tuhan. Biarlah kebenaran ini mendorong kita untuk terus mengandalkan pemeliharaan dan kedaulatan Tuhan dalam hidup kita.

“Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya” (Mazmur 127:1a)

Selamat hari Senin. Selamat menyadari campur tangan Tuhan dalam hidup kita.
(Pdt.AS.Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *