Tetap Kuat Memikul Salib

Tetap Kuat Memikul Salib

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019

Dunia kita yang kita diami, sering diwarnai dengan ketidakadilan, penyimpangan, kekerasan dan hidup yang mementingkan diri sendiri. Manusia lebih memilih berjalan menurut kehendaknya sendiri, tidak lagi peduli apakah itu sesat dan merugikan orang lain. Ketika dihadapkan pada fenomena ini, haruskah kita mengikuti jejak orang dengan pola hidup demikian? Atau tetap meneladani Kristus? Tuhan Yesus pernah berkata, “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga.” (Matius 16:19a), namun sesungguhnya ‘kunci’ itu tidak Ia berikan kepada semua orang, hanya kepada mereka yang bersedia untuk membayar harga yaitu memikul salib dan mengikut Dia. Memikul salib berarti bersedia untuk menyangkal diri sendiri. Itu tidak mudah, karena kehendak dan kemauan kita cenderung berlawanan dengan kehendak Tuhan. Kehendak dan kemauan kita adalah melakukan apa yang menyenangkan daging. Untuk layak disebut murid Tuhan tidak ada jalan lain selain harus melawan keinginan daging. Sakit memang! Tapi itulah yang Tuhan Yesus inginkan kita lakukan

“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Matius 10:38)

Selamat hari Senin. Tetap kuat memikul salib,
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *