Hidup Mengikat Perjanjian dengan Allah

Hidup Mengikat Perjanjian dengan Allah

SABTU, 16 NOVEMBER 2019

Bagaimanakah hari-hari Anda? Apakah dipenuhi oleh ucapan syukur kepada Tuhan setiap waktu atau terus diliputi oleh kekuatiran, keluh kesah dan persungutan? Ingatlah, Hidup yang dipenuhi oleh ucapan syukur adalah hidup yang memuliakan Tuhan. Hidup yang bersyukur itulah kunci kepuasan dan kebahagiaan hidup. Namun jika yang keluar dari mulut kita hanyalah persungutan, mustahil kita merasakan kebahagiaan hidup. Orang yang terus bersungut-sungut berarti tidak pernah menghargai pertolongan Tuhan dalam hidupnya, meragukan kuasa dan kesanggupan Tuhan. Mengapa kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan? Hidup yang selalu bersyukur menunjukkan bahwa kita percaya dan mengakui bahwa Tuhan adalah Sumber segala berkat. Alkitab menyatakan, “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1Tesalonika 5:18). Kita harus mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala hal, baik dalam keadaan keberkatan atau pun sedang dalam pergumulan, baik dalam suka maupun duka. Jadi, bukan hanya ketika segala sesuatu berjalan baik atau lancar. Bila saat ini kita diijinkan mengalami masalah atau penderitaan sekali pun, tetaplah mengikat diri dengan Perjanjian Allah dengan mengucap syukur, karena semuanya pasti akan mendatangkan kebaikan bagi kita.

“Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!” (Mazmur 50:5)

Selamat hari Sabtu. Selamat Atas Raihan kontingen dalam Pesparawi Labura 2019
God Blessed HKBP Aekkanopan

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *