Menjaga Langkah Kita

Menjaga Langkah Kita

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Mungkin kita beranggapan bahwa ibadah kepada Tuhan adala perkara yang biasa atau sekedar kewajiban yang harus dikerjakan, apalagi bila ada halangan (hujan, lembur kerja, rapat, marhobas karena arisan, dll) tidak datang ke geraja tidak apa apa, toh masih bisa lain kali. Salomo mengingatkan kita tentang pentingnya arti ibadah. Dia berkata, “Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah!” Kalimat ini merupakan perintah yang harus ditaati. Kata ‘jagalah’ mengandung unsur kewaspadaan karena setiap orang selalu mengalami pergumulan terlebih dahulu sebelum mereka pergi beribadah: ada yang sengaja datang terlambat, ada yang datang karena terpaksa, ada yang asal datang supaya tidak dicap malas, atau datang karena pengkotbahnya terkenal, bukan karena memiliki kerinduan untuk bertemu dengan Tuhan. Saat kita beribadah kepada Tuhan sesungguhnya kita sedang berjalan mencari hadirat Tuhan . Ibadah bukan sekedar duduk, menyanyi, mendengarkan koor, lalu memberikan persembahan dan mendengarkan firman. Tidak! Ibadah adalah pertemuan pribadi kita dengan Sang Pencipta, pertemuan antara kita manusia berdosa dengan Allah yang Mahasuci. Sadarkah bahwa ketika kita melangkah ke dalam rumah Tuhan kita sedang menuju tahta Allah yang Maha Kudus? oleh sebab itu jangan ada yang memegahkan diri. Saat berada di rumahNya adalah kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi diri, apakah selama ini hidup kita sudah berkenan kepada Tuhan.

“Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah (Pengkhotbah 4:17a)

Selamat hari Selasa. Mari Menjaga Langkah kita.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *