Merendahkan Hidup Di tangan Tuhan yang Kuat

Merendahkan Hidup Di tangan Tuhan yang Kuat

SABTU, 23 NOVEMBER 2019

Apabila penderitaan datang menerpa hidup kita, padahal kita rajin beribadah dan memuji namaNya, kita jangan terkejut! Rasul Paulus, yang tahu benar apa artinya menderita, pernah menulis: “Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya” (2Tim. 3:12). Jika kita hidup tunduk kepada Allah (1Petrus 5:6) dan melawan si Iblis, tidaklah mengherankan apabila kita dicemooh, disalahpahami, dan bahkan dimanfaatkan. Namun Rasul Petrus berkata bahwa penderitaan itu mengandung suatu maksud. Penderitaan dimaksudkan untuk “melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu”. Tuntunan Allah bagi pertumbuhan iman kita sering kali mengharuskan kita untuk melalui berbagai kesulitan. Namun semuanya itu mengokohkan kita untuk menghadapi berbagai badai hidup. Kiranya Allah menolong kita agar tetap setia seiring dengan usaha kita untuk sungguh-sungguh hidup memuliakan namaNya dengan merendahkan diri kita di bawah tangan Tuhan yang kuat.

“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. (1Petrus 5:6)

Selamat hari Sabtu. Tangan Tuhan itu kuat, mari rendahkan diri.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *