Mari Hidup Saleh

Mari Hidup Saleh

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019

Apakah orang saleh itu? Orang yang senantiasa taat kepada Tuhan dan memperhatikan hukum-hukumNya, inilah orang saleh. Pribadi seperti ini adalah kesayangan Tuhan dan kebahagiaan tersedia baginya. (baca Mazmur 16:11). Sebaliknya Tuhan sangat kecewa apabila anak-anakNya tidak melakukan perintahNya, hanya berteori saja. Tuhan Yesus berkata, “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?”. Kekristenan bukanlah sekedar berseru, “Tuhan, Tuhan!”, bukan pula sekedar menjadi pendengar pasif. Lebih dari itu kita harus menjadi pelaku Firman. Alkitab mengatakan, “…hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” (Yakobus 1:22). Setiap orang yang melakukan firman Tuhan “…sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu.” (Lukas 6:48a), namun “…barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar.” (Lukas 6:49a). Karenanya, mari membangun ‘rumah rohani’ kita: membangun iman, ketaatan, ketekunan dan kesetiaan. Jikalau demikian, kealehan ada pada kita.

“Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?(Lukas 6:46)

Selamat hari Kamis. Mari Hidup Saleh.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *