Masihkah Kita Takut Akan Tuhan?

Masihkah Kita Takut Akan Tuhan?

RABU, 18 DESEMBER 2019

Masihkah kita Takut akan Allah? Takut akan Allah berarti menghormati Dia sebagai sang Pencipta yang Mahakuasa, Penguasa Tertinggai, sebab dan tujuan akhir dari segala yang ada. “Takut” di sini jauh berbeda jika dibandingkan dengan rasa takut yang kita alami manakala kita menghadapi bencana alam yang dahsyat atau serbuan tentara musuh. Takut akan Allah adalah rasa takut yang jauh lebih mendalam dan kudus di hadapan hadirat Allah yang tak terbayangkan. Maria benar ketika dia memandang dirinya sebagai seorang “hamba yang rendah” dalam relasinya dengan Tuhan. Maria mengetahui bahwa bukan karena jasanya atau apa yang dilakukannya maka dia memperoleh hak istimewa sebagai Bunda Yesus yang adalah Allah. Semua itu menjadi kenyataan karena kasih dan kemurahan-hati Allah. Maria mampu untuk mengatakan “YA” kepada undangan Allah karena dia tahu bahwa Dia itu mahaperkasa melampaui apa yang dapat dicerna oleh akal-budi atau pemahaman manusia. Inilah jenis hati yang ingin diberikan Roh Kudus kepada kita penuh dengan rasa hormat kepada Allah dan mau menjadi bejana-bejana belas kasihNya bagi dunia.

“Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.” (Lukas 1:50)

Selamat hari Rabu. Mari Semakin Takut akan Allah.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *