Dia Besar, Aku Kecil

Dia Besar, Aku Kecil

SELASA, 21 JANUARI 2020

Apakah amang inang ingin menjadi orang Besar? Itu baik-baik dan Oke-oke saja! Namun menjadi besarlah dengan cara-cara yang menunjukkan kebesaran jiwa kita. Jadilah besar, tetapi besar dihadapan Tuhan dan di dalam penilaian Allah. Artinya menjadi besar yang sejati. Apakah itu? Yaitu menjadi besar oleh karena bersedia menjadi yang terkecil dalam kerajaan Allah. Saat ini dibutuhkan orang-orang besar atau bahkan seorang pemimpin seperti Yohanes, yang tidak menengok ke belakang, yang defensif mempertahankan masa lalu tetapi mempersiapkan masa depan. Yang tidak introver, yang melihat dan mengukur semua dari kepentingan diri sendiri dan dari keamanan posisinya, tetapi menatap kepada Dia, Sang Pemimpin satusatunya. Dia yang makin bertambah, aku yang makin berkurang. Inilah karakter orang Kristen.

“Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.” (Lukas 7:27)

Selamat hari Selasa. Dia (Tuhan) Besar, Kita kecil.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *