Yang Terkecil Menjadi Yang Terbesar

Yang Terkecil Menjadi Yang Terbesar

SENIN, 27 JANUARI 2020

Siapa yang tak mau menjadi yang terbesar, terhebat, terbaik dan terkenal di bidangnya masing-masing? Semua insan yang ada di dunia ini sangat menginginkan semuanya itu. Maka demi mewujudkan keinginan itu tidak sedikit orang menghalalkan segala cara: meminta petunjuk kepada paranormal, menyuap, berlaku curang, sikut sana sini, atau jegal sana sini. Dunia ini penuh dengan orang yang hatinya penuh siasat dan kecurangan. Dalam kekristenan untuk menjadi yang terbesar justru harus dimulai dari yang terkecil: menjadi seorang hamba atau pelayan bagi sesamanya. Dengan kata lain, siapa yang ingin menjadi tuan harus rela menjadi hamba terlebih dahulu. Ini berbicara tentang kerendahan hati! Tuhan sangat menentang orang yang berlaku congkak dan mengasihani orang yang rendah hati Tuhan tidak pernah melarang kita memiliki impian, harapan atau ambisi yang besar; Tuhan tidak pernah melarang kita memiliki tekad yang kuat untuk menjadi terbesar. Asalkan impian, harapan, ambisi itu dapat menjadi motor penggerak yang dapat mendorong kita untuk maju dan menjadi lebih baik. Tetapi kalau ambisi dan keinginan tersebut mulai mengarah ke negatif dan bertentangan dengan kehendak Tuhan, itu yang patut diwaspadai.

Yang terbesar di pemandangan Tuhan bukanlah mereka yang mempunyai kemampuan luar biasa, tapi mereka yang mau kecil dengan melayani, merendahkan hati, dan mau berkorban bagi Tuhan dan sesama. Berarti menjadi orang yang terbesar sangat ditentukan oleh kualitas hidupnya sendiri. Orang-orang yang hatinya tulus, rendah hati, bersih dan apa adanya dengan Tuhan, seperti seorang anak kecil, itulah yang Tuhan cari.

“Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.” (Yesaya 60:22)

Selamat hari Senin. Mari Hidup Lebih “kecil”.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *