Membalas Cinta dengan Cinta

Membalas Cinta dengan Cinta

RABU, 29 JANUARI 2020

Apakah kita telah merasakan kasih Tuhan? Jika jawabnya ya, tugas kita saat ini adalah menghadirkan kasih Allah dalam hidup sehari-hari. Ini memang membutuhkan proses. Dalam proses ini kita seringkali mengalami kekecewaan karena mendapatkan respon yang tidak seimbang. Tetapi bila kasih Allah ada dalam kita, kekecewaan itu tidak mampu membendung kita untuk kembali belajar mengasihi. Kasih itu pula yang membentuk karakter dan kepribadian kita, tidak lagi memikirkan diri sendiri, tetapi bagaimana menyatakan kasih Allah agar semakin banyak orang mengenal Dia melalui kita. Kristus menjadi teladan bagi kita. Dia datang membawa kabar baik bagi orang miskin, pembebasan bagi para tawanan, penglihatan bagi orang buta, dan pelepasan bagi orang tertindas. Lalu apa balasan kita terhadap cinta Tuhan? Cinta harus dibalas dengan cinta. Allah telah mengasihi kita. Maka kita pun harus mencintaiNya. Secara konkret, cinta itu dapat kita ungkapkan dengan memberikan waktu, tenaga dan pikiran kita dalam pelayanan kepada sesama.

‚ÄúSementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.” (Lukas 4:15)

Selamat hari Rabu. Membalas Cinta dengan Cinta.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *