Tuhan Mendengar dan Menolong Kita

Tuhan Mendengar dan Menolong Kita

Senin, 3 Pebruari 2020

Kita semua pernah berada dalam kondisi terdesak dan tanpa daya, tahu persis betapa berartinya pertolongan. Kitab Yesaya diawali dengan keluhan terhadap bangsa yang tidak setia, hukuman demi hukuman ditimpakan, penindasan diizinkan. Akan tetapi, Tuhan masih mau mendengar seruan mereka dan memperhatikan air mata mereka. Tuhan menanti-nantikan saat untuk menyatakan kasihNya bagi orang-orang yang menanti-nantikanNya. Tuhan bahkan bersegera untuk menjawab seruan umatNya. Ia menunjukkan jalanNya dan memberkati mereka. Ada saatnya nanti Dia membalut luka umatNya dan menyembuhkan bekas pukulan. Dialah sumber pertolongan itu. Pertolongan Tuhan kian nyata bagi kita saat Dia hadir dalam tubuh insani, turut merasakan kelemahan-kelemahan kita dan menanggung dosa kita. Betapa bersyukur kita memiliki Tuhan yang demikian! Sebagai orang-orang yang dipanggil untuk mencerminkan Tuhan di dunia ini, setiap kita yang telah merasakan pertolongan, anugerah, dan kasih-Nya, seharusnya juga menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menolong sesama. Tiap hari di sekitar kita ada orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Kiranya kita tidak hanya puas menjadi penonton-penonton yang duduk manis, tetapi menyediakan diri dipakai menjadi saluran berkat, membawa mereka mengenal Tuhan, satu-satunya Penolong yang sejati
“Sungguh, hai bangsa di Sion yang diam di Yerusalem, engkau tidak akan terus menangis. Tentulah Tuhan akan mengasihani engkau, apabila engkau berseru-seru; pada saat Ia mendengar teriakmu, Ia akan menjawab.” (Yesaya 30:19)

Nyanyian Hari Ini:
BN.161: 1 “Tuhan Dengar Ratapanku / Tangihon Angguk-anggukhon”
Tuhan dengar ratanpanku/ Kasihanilah aku. Amatlah gundah hatiku, sebab banyak dosaku. Jikalau dalam murkaMu, Engkau membalas dosaku, aku tak dapat hidup.

Selamat hari Senin. Tuhan Menolong Kita.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *