IMAN HARUS NYATA DALAM TINDAKAN

IMAN HARUS NYATA DALAM TINDAKAN

Jumat, 14 Pebruari 2020

Apakah iman itu? Kamus Besar Bahasa Indonesia, menuliskan bahwa iman berarti kepercayaan atau keyakinan. Lalu, seperti apa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari? Iman butuh dilakukan, bukan hanya dirasakan, bukan hanya berkata dalam hati: “Tuhan saya beriman padaMu,” “Tuhan saya percaya pada-Mu,” “Tuhan saya yakin pada-Mu,” Tapi kita tidak melakukan iman itu, hanya dalam hati saja, maka apalah arti pernyataan itu? Iman bukan hanya tentang percaya, tapi tindakan. Ketika kita percaya Tuhan, kemudian bertanya dalam hati, masihkah engkau kuatir dalam hidup ini? Jika jawabannya iya, lalu, sebenarnya Tuhan yang mana yang kita percayai itu? Bukankah jika kita percaya penuh pada Tuhan itu artinya kita tidak akan meragukanNya? Bukankah seharusnya kita menyerahkan segala sesuatunya pada Tuhan tanpa perlu khawatir? Itulah mengapa iman sangat perlu untuk dibuktikan, bukan hanya dari dalam hati atau perkataan saja, tapi juga perbuatan. Kekhawatiran yang timbul dalam hati kita dikarenakan kita tidak cukup yakin bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu, Tuhan bisa melakukan segala perkara yang mustahil dan Tuhan adalah Tuhan yang tidak pernah gagal. Ketika kita benar-benar percaya pada Tuhan, maka kita juga tidak akan mengalami keraguan, sekecil apapun keraguan itu. Amin

“Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” (Yakobus 2:17)

Nyanyian Hari Ini:
BN.736:5 “Yesus Jurus’lamat / Jesus Haposanku”
Yesus, Kau Tuhanku, dan kekuatanku, Kau dasar imanku, dan perlindunganku. Tak gentar hatiku, menghadapi musuh, Yesus Kau Tuhanku, peganglah tanganku

Selamat hari Jumat.
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *