SEMUA KARENA IMAN

SEMUA KARENA IMAN

Jumat, 13 Maret 2020

Hari ini kita akan belajar tentang kebenaran pernyataan: Bagi Tuhan tak ada yang mustahil! Tokoh yang menjadi acuan adalah Abraham dan Sarah. Abraham berumur 100 tahun dan Sarah berumur 90 tahun saat Ishak, anak yang dijanjikan itu lahir. Bayangkan, sampai usia seuzur itu barulah janji Allah dinyatakan. Tetapi mereka tetap percaya, meskipun pada mulanya Abraham tertawa dan Sara juga tertawa terhadap janji Allah tersebut, sebab ia “mati haid” alias menopause. Mereka berdua sepakat untuk tertawa terhadap janji Allah yang tidak masuk akal. Tetapi setelah itu mereka berhasil menguatkan imannya dan percaya bahwa apa yang difirmankan Tuhan pasti akan digenapi. Apa pelajaran buat kita? Sebagai orang percaya kita belajar berjalan di dunia kemustahilan sambil memperagakan kuasa Allah dinyatakan dalam hidup kita. Belajarlah Optimis! Dengan Optimis kita akan mampu memahami dan melihat kondisi yang kita sedang jalani hari ini adalah kesempatan yang besar bagi kita. Bagaimana agar Optimis, yang pasti, semuanya itu karena iman percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

“Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.” (Ibrani 11:11)

BE.187:4 “Denggan Do PanoguM”
O Tuhan sai pinuji ma goarMu/ Ai dipangolu Ho do hami on/ Tandaonnami ma pambahenanMu/ Dung dipatiur Ho do mata on/ O Debata lomo do rohaMi/ Manogu hami di na rodop on/ Holong do rohaMi di hami on/ Naeng sahat tu lambungMu baenonMi

Doa
Ya Tuhan, ajarlah kami menyadari, tiada yang mustahil bagiMu dan biarlah hidup kami hanya bersandar padaMu saja. Amin

Selamat hari Jumat
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *