DIPANGGIL UNTUK MELAYANI

DIPANGGIL UNTUK MELAYANI

Selasa, 17 Maret 2020

Salah satu ciri khas orang percaya adalah memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan, “…yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.” (Mazmur 1:2), memiliki rasa haus dan lapar akan kebenaran seperti Daud: “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?” (Mazmur 42:2-3), senantiasa bertekun membaca Kitab Suci (baca 1Tim.4:13). Jika sudah terdidik dan mendisiplinkan diri pada hal-hal rohani, hidup orang percaya otomatis akan bertumbuh. Bila hanya terlatih mempelajari firman namun tidak terlatih dalam ibadah, kita akan seperti ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang hanya bisa mengajarkan kebenaran tetapi mereka sendiri tidak hidup dalam kebenaran. Saat ini kita dipanggil untuk mengingat tugas pelayanan sebagai orang percaya yakni Melayani sesama dan menjadi hamba. Tuhan Yesus telah meninggalkan teladan utama bagi kita bagaiman menjadi seorang hamba yang benar. Dia, “…yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” (Filipi 2:6-8). Mari ikut Teladan Kristus.

“Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Matius 20:28)

BE.727:2 “Hupillit Asa Marparbue”
Hita na pinillit ni Tuhanta, taradoti panjouon i/ Paturehon angka na badia, asa tang marhaporseaon i/ Jala monang di sude parungkilonna/ Mangasahon Kristus Tuhanta i/ Tu timbona pe parbinotoan, tu malona manisia i/ Lam doras pe angka parsaoran, lam soada na mamolati i/ Nang pe tingki tu hatopna mubauba Sai na hot do hata ni Tuhan i/ Pargogoi ma ruas ni Huria/ Dohot rakyat ni bangsonta/ Asa tau manjalo pasupasu, nang hatop pe parhusoran di sudena partingkian/ Lam porsea hita tu Debata/ Amen

Doa
Ajar aku ya Tuhan semakin Dekat kepadaMu, sehingga hidupku dimampukan mengikutu teladanMu, hidup melayani sesama.

Selamat hari Selasa
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *