MENJADI PRIBADI YANG TAAT

MENJADI PRIBADI YANG TAAT

Jumat, 20 Maret 2020

Kalo kita mau jujur, banyak orang Kristen maunya yang enak-enak saja, ibarat melewati jalan tol yang bebas hambatan: diberkati, disembuhkan, dipulihkan, hidup yang terus naik dan sebagainya, tapi kita tidak mau melewati proses. Padahal Tuhan Yesus sendiri berkata, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24). Menyangkal diri dan memikul salib berbicara tentang ketaatan. Sebagai orang percaya saat ini kita diingatkan untuk hidup dalam ketaatan. Setiap teguran, ajaran dan peringatan hendaknya kita ambil sisi positifnya dan kita terima sebagai berkat rohani. Tuhan sangat mengasihi kita; Dia tidak ingin kita jauh dan makin tersesat. Itulah sebabnya “…Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak.” (Ibrani 12:5-6). Sebaliknya, “…jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.” (Ibrani 12:8). Ketaatan adalah juga pintu gerbang untuk mengalami berkat-berkat Tuhan.

“Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu” (1Petrus 1:14)

BE.677:4 “Mansai Lambok”
Dijangkon Jesus do angka parjahat/ Mulak ma ho dohot au/ Dosam sudena ias sesaonNa/
Muba ma ho dohot au/Antong sai ro ma ho/Angka na sorat sai ro ma ho/ Mansai lambok Tuhan Jesus manjou/ Pardosa mulak ma ho

Doa
Ya Tuhan, Jadikan kami pribadi yang taat, yang tidak selalu memikirkan jalan pintas namun menjalani dengan penuh kesabaran apapun yang sedang terjadi dalam hidupkuk karena dibalik semua itu ada berkat tersedia dalam hidupku. Amin.

Selamat hari Jumat
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *