MAKAN DAGING DAN MINUM DARAH YESUS

MAKAN DAGING DAN MINUM DARAH YESUS

Senin, 29 Maret 2020

Dalam minggu-minggu Passion kita diingatkan dan disapa sebuah kenyataan bahwa Allah Bapa mengurbankan PuteraNya yang tunggal, Yesus Kristus, agar kita dapat hidup dan mengalami keselamatan. Dengan makan daging dan minum darah Yesus kita menghadirkan unsur-unsur kehidupan Yesus ke dalam diri kita. Sifat dan sikap Yesus sebagai teladan utama kehidupan dihadirkan ke dalam diri kita supaya hidup kita juga seperti Kristus. Kepada jemaat Efesus Rasul Paulus menasihatkan agar kita dapat memperhatikan dan merefleksikan kehidupan yang sedang kita jalani. Kita diingatkan agar memanfaatkan waktu yang Tuhan berikan karena ada begitu banyak kejahatan yang mengintai kita setiap hari. Kita diajak untuk belajar mengerti kehendak Tuhan sambil mengucap syukur atas segala rahmatNya supaya kita terhindar dari sikap hidup yang bebal dan tidak mengenal Allah (Efesus 5:15-20). Supaya kita terhindar dari kejahatan, kita harus menjadikan Yesus sebagai sumber iman dan hidup kita. Kita diajak untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk terus menjalin relasi dengan Yesus. Bagaimana caranya? Seringlah ikut Perjamuan Kudus yang diselenggaraka gereja dalam beragam kesempatan. Yesus memberikan kehidupan kepada manusia dan melalui Perjamuan Kudus kita disegarkan dan dikuduskan. Yesus yang mengurbankan diriNya hadir dalam Perjamuan Kudus dalam rupa roti dan anggur. Kalau kita setia menyambut Tubuh Kristus, kita akan dijiwai olehNya. Kalau kita sudah dijiwai Kristus maka kita juga dapat hidup bagaikan Roti yang dipecah-pecah lalu dibagi, mampu berkurban dan berbagi dengan sesama. Inilah jalan menuju kekudusan dan hidup kekal.

“Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.” (Yohanes 6:54)

BE.155:2 “Tuson Ma Ho Ale Tondingku”
Ai nang tongtong pe ganup ari, mudarNa mangurasi au/ Huhut Ibana so mansadi manogu tu lambungNa au/ Sai naeng au mangan parpadanan ni Jesus Kristus, Tuhanki/ Na padamehon parbadaan, na pasonangkon rohangki/

Doa
Tuhan Yesus , terima kasih atas pengurbananMu, ketika kami makan dagingMu dan Minum DarahMu, biarlah hidup dan jiwa kami semakin diperbaharui, dan mau berkurban serta berbagi bagi sesama. Amin

Selamat hari Senin
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *