MENJADI TERANG BANGSA-BANGSA

MENJADI TERANG BANGSA-BANGSA

Senin, 6 April 2020

Bisakah kita menerangi dunia? Mengapa tidak! Siap atau tidak siap, mau tidak mau, Tuhan ingin kita melakukannya. “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16). Bagaimana kita memenuhinya? Kalau yang kita lakukan itu tidak baik, lebih jelek atau ‘setali tiga uang’ dengan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan, apa istimewanya kita? Pasti dunia tidak akan mau melihat kita. Satu-satunya jalan adalah memiliki kehidupan dan karya yang lebih baik dari orang lain, barulah mereka akan tertarik membicarakan kita, melihat kita dan akhirnya datang kepada kita. Dengan kata lain Kualitas di atas rata-rata atau yang berbeda dengan orang lain, itulah yang memampukan kita menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Kalau begitu dari mana kita memulainya? Jawaban bisa kita temukan dalam penggalan doa seorang Sufi yang bernama Bayazid Bastami dalam buku karya Antony de Mello,SJ berikut ini: “Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!” “Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah semua orang yang berhubungan denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas. Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku. Doaku satu-satunya sekarang adalah: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah diriku sendiri’ Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak menyia-nyiakan hidupku!”.

“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.” (Yesaya 42:6)

BE.727:1 “Hupiliit Asa Marparbue”
Songon on didok Tuhanta Jesus : Ahu do na mamillit hamu/ Asa lao hamuna marparbue jala mian parbuemuna i/ Hupadiri asa lao marparbue; jala mian parbuemuna i/ Hita na pinillit ni Tuhanta, ingot ma hata ni Tuhan i/ Parbuehon ma nasa na denggan, na hombar tu patik ni Tuhan i/ Na tarjou do hita paimbaru diri di bagasan Kristus Tuhanta i/ Tasolsoli ma nasa dosanta/ Tapauba ma rohanta/ Tapelehon ma nasa dirinta, baen pelean na mangolu na badia di Tuhanta Na hinalomohon ni Debata. Amen

Doa
Ya Allah Bapa dalam Kristus Yesus, berkati hambaMu dengan kemampuan dan kekuatan menjadi terang bagi orang lain sehingga semakin banyak orang yang percaya kepadaMu. Amin

Selamat hari Senin
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *