KESESAKAN DAN KEDUKAAN

KESESAKAN DAN KEDUKAAN

Kamis, 9 April 2020

Ketika kita sedang merasa sangat takut, nasihat untuk rileks bisa jadi terdengar konyol. Kita tahu bagaimana rasanya ketika hal-hal yang mengerikan dalam hidup ini datang bertubi-tubi dan “tali-tali maut” membuat kita gelisah, sehingga secara naluriah kita cenderung melawan dan bukan rileks. Namun demikian, sering kali di tengah kepanikan, usaha kita untuk melawan justru semakin membuat kegelisahan kita menjadi-jadi dan kita pun dilumpuhkan oleh ketakutan. Akan tetapi, saat kita mengizinkan diri untuk merasakan kesakitan dan menyerahkannya kepada Allah, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Kegelisahan yang kita rasakan pun mereda dan damai sejahtera yang tidak kita mengerti melanda hati kita. Dalam renungan saat ini, pemazmur bersyukur kepada Allah karena telah meluputkannya dari maut. Dengan keyakinan pada kedaulatan Allah atas hidup dan matinya, ia menulis, “Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya”. Setelah mendapatkan kesempatan baru untuk hidup, pemazmur dengan semangat penuh bertekad untuk “berjalan di hadapan TUHAN di negeri orang-orang hidup”. Kondisi ini hendak mengajak kita mengetahui bahwa dalam hidup saat ini kita sedang belajar memahami bahwa perjuangan kita yang terbaik adalah dengan berserah ke dalam dekapan tangan Allah yang kuat. Pengorbanan AnakNya Yesus Kristus yang mati disalibkan adalah bukti, Dia mengasihi dan memelihara hidup kita.

“Tali-tali maut telah meliliti aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku, aku mengalami kesesakan dan kedukaan.” (Mazmur 116:3)

BE.412.:1 “Ndi Di Dolok Adui”
Ndi di dolok adui/ Silang ni Tuhan i/ Sap mudar, sap tijur do i/ Jesus mate disi Asa malum dibaen/ Sude angka gondok roha i/ Dibaen i, tung holong rohangki/ Mida silang di Golgata i Hupasolhot diringku tusi/ Dompak Surgo pardalananki

Doa
Terima kasih Tuhan atas perlindungan dan penyertaanMu dalam hidup kami sampai saat ini, ketika kesesakan dan kedukaan hadir dalam hidup kami, dekapanMu mengalahkan semua itu. Amin

Selamat hari Kamis
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *