HIDUP YANG DIPERBAHARUI

HIDUP YANG DIPERBAHARUI

Selasa, 14 April 2020

Isu yang paling sentral setelah perayaan Paskah adalah PEMBAHARUAN. Seorang Teolog menyebutnya dengan istilah Re-kreasi (penciptaan ulang) atas Kreasi (penciptaan). Manusia pertama Adam, menjadi Mahluk yang hidup tetapi Adam yang Akhir (Yesus Kristus) menjadi Roh yang menghidupkan (1Kor.15:45). Kebangkitan Kristus memulihkan kembali tempat manusia di hadapan Allah dan bukan itu saja, sebuah sejarah baru atau zaman baru telah dimulai sejak peristiwa itu. Jauh sebelum peristiwa ini terjadi nabi Yehezkiel juga telah bernubuat kepada Israel yang terbuang di Babel tentang terjadinya pembaharuan hubungan antara Allah dengan bangsa itu jika mereka mau memperbaharui hidupnya dengan meninggalkan dosa dam kejahatan mereka. Dan memang ketika bangsa itu bertobat dan kembali kepada Allah, mereka dibebaskan Allah dari pembuangan Babel. Apa pesan kepada kita saat ini? Kita diminta untuk memperbaharui hidup. Kasih Allah telah nyata melalui kematian dan kebangkitan Yesus, jangan pernah mengubah pengorbanan itu menjadi sia-sia. Mari periksa hidup kita masing-masing, sudah baharu atau belum? Jikalau belum, Berubahlah oleh pembaharuan budimu agar keselamatan dan berkat turun atasmu.

“Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.” (Yehezkiel 36:28)

BE.476:1 “Ndada Au Guru Di Au”
Ndada au guru di au be, Jesus do nampuna au/ Las rohangku dung hubege, Jesus sipangolu au/
Ndang be au guru di au/ Jesus na humophop au, Nampuna au/ Tung saleleng au mangolu, Jesus do nampuna au

Doa
Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas pengorbananMu sehingga aku beroleh keselamatan. Ajarlah aku untuk menghidupi pengorbananMu dengan memperbaharui hidupku setiap saat dan setia waktu sehingga keselamatan dan berkatMu selalu hadir dalam hidupku. Amin

Selamat hari Selasa
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *