MEMBALAS KEBAIKAN TUHAN

MEMBALAS KEBAIKAN TUHAN

Sabtu, 25 April 2020

Jika lebih dalam kita merenungkan tentang perbuatan Tuhan dalam hidup kita, tentu akan kita katakan “tak terbilang banyaknya perbuatan Tuhan dalam hidupku”. Ini jugalah yang hendak disampaikan oleh Pemazmur yang telah diluputkan dari maut. Satu sisi dia hendak menyampaikan pikiran bahwa kematian itu berharga dan sepertinya hal ini bertentangan dengan intuisi manusia. Allah menghargai kematian umatNya, karena melalui kematian, Dia menyambut mereka pulang. Siapa sebenarnya orang-orang yang dikasihiNya itu? Menurut pemazmur, mereka adalah orang-orang yang melayani Allah karena bersyukur telah dilepaskanNya, yang menyerukan namaNya, dan yang memenuhi janji mereka kepada Allah (Mzm. 116:16-18). Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan adanya kesadaran untuk mau berjalan bersama Allah, menerima kebebasan yang ditawarkanNya, dan membina hubungan yang intim denganNya. Tekanannya adalah bagaimana kita membalas yang diperbuat Tuhan dalam hidup kita dengan mengucap syukur dan menyadari betapa besar perbuatan Tuhan dalam kehidupan kita.

“Ya TUHAN, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan! Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!”(Mazmur 116:16)

BE.228:2 “Jesus Haposanhu”
Ho sambing Rajangku Ho do oloanku/ NaposoM do ahu Di harajaonMu/ Sonang ma rohangku Dung tangkas di ahu/ Ho sambing Rajangku Jala oloanku

Doa
Terima kasih atas kebaikanMu ya Tuhan, Engkau meluputkan kami dari segala mara bahaya dan ajarlah kami untuk selalu mengucap syukur kepadaMu di dalam Yesus Kristus Tuhan kami. Amin

Selamat hari Sabtu
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *