HIDUP MENGAMPUNI

HIDUP MENGAMPUNI

Senin, 27 April 2020

Pernahkah kita mengampuni kesalahan orang lain? Terlepas dari pernah atau tidak, haruslah kita pahami bahwa mengampuni adalah bagian mendasar dari iman Kristen. Dan inilah nilai baik yang harus muncul dalam hidup kita. Petrus pernah bertanya kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Tuhan Yesus menjawab: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. (Mat.18:21-22). Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memaafkan orang lain dengan tulus dan tiada batas. Orang Kristen itu Pengampun! Semangat mengampuni telah ditunjukkan Allah sendiri ketika manusia itu jatuh dalam dosa, dan karenanya layak dan pantas di hukum. Namun, karena kasihNya, Dia memberi kesempatan kedua kepada orang yang bertobat. Karena kesempatan kedua itulah Mikha berseru, “Tak ada Allah seperti Engkau, ya Tuhan, yang mengampuni dosa umat pilihanMu yang tersisa”. Pelajaran bagi kita saat ini adalah menyadari bahwa Tuhan telah berbelaskasihan kepada kita dan mengampuni kita. Dosa-dosa kita telah dipijak-pijakNya dan dilemparkanNya ke dasar laut!”, wujud keimanan kita kepadaNya, sudah seharusnya kita juga menjadi pribadi yang mengampuni kesalahan orang lain. Tentu tidak semudah itu kita mengampuni mereka yang bersalah kepada kita. Tapi ada satu pikiran praktis yang perlu kita pertanyakan. Apakah manfaatnya mendendam kepada orang lain dan tidak mengampuninya? Apakah dengan begitu dia akan bisa merasakan penderitaan? Tentu tidak bukan? Yang menderita tetap kita, yang sengsara kita juga. Berbuat jahat kepada mereka akan berakibat pada kita juga. Semuanya hanya mengakibatkan hal buruk pada kita. Jadi apa gunanya mendendam? Mengampuni akan membuat kita lega, hati terasa ringan, hidup terasa sempurna, dan damai ada di dalam jiwa. Dan itulah yang Tuan inginkan dari kita. Jika masih ada orang yang belum bisa kita ampuni, cobalah sekarang dan rasakan manfaatnya. Selamat mengampuni!

“Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? “(Mikha 17:18)

BE.481:3 “Godang Dope”
Tatiru holong ni rohaNa i, pinatuduhon ni Tuhanta i,/ Tahaholongi ma donganta i, ai ruas ni Tuhanta do nang i!/ Mardame ma, marsijalangan ma; Tatuju ma solhot tu Debata!

Doa
Ya Tuhan, ajar kami mengampuni orang lain sebagaimana Engkau telah mengampuni kami”. Amin.

Selamat hari Senin
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *