HATINYA UNTUK YANG TERHILANG

HATINYA UNTUK YANG TERHILANG

Selasa, 05 Mei 2020

Pernahkah hati anda terluka? Salah satu, menurut para Psikolog, yang dapat membuat hati seseorang terluka. Pertama, perasaan ditolak dan yang kedua, kehilangan. Luka itu menjadi semakin dalam, apabila yang menolaknya adalah orang dekat kita sendiri. Luka itu juga semakin perih ketika kita kehilangan orang yang dicintainya. Perasaan kehilangan seperti itulah yang ditekankan Yesus dalam renungan kita hari ini. Begitu cintanya sang gembala pada domba yang hilang itu, sehingga ia rela meninggalkan yang 99 ekor demi mencari yang hilang itu; hatinya ada pada domba yang hilang itu. Hati Tuhan ada pada setiap domba-dombaNya. Ia mengenal satu per satu, bahkan yang terkecil sekalipun. Maka, ketika domba itu mulai keluar dari kawanan, dengan sigap Ia mencarinya. Perilaku domba-domba yang mudah tersesat ini menggambarkan kehidupan umat manusia. Nabi Yesaya menyatakan: “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri,”(Yes.53:6).Tuhan tidak menghendaki umat kesayanganNya mengalami ketersesatan. Itulah sebabnya dengan kasihNya Tuhan berkenan mencari domba-dombanya yang tersesat.

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”(Matius 18:14)

BE.409:1 ”Angka Biru-biru”
Angka birubiru na pungu i, siapulu sia do. Holan sada na dao, ai na lilu i, mansai dao sian Tuhan na do
Tung di gambo ni dosa, di portibi on. Ndang sonang rohana sai susa inon. Ndang sonang rohana sai susa inon.

Doa
Ya Yesus gembala yang baik, terima kasih masih mengasihi dan mencari kami walau dalam hidup kami terkadang berlaku seperti domba yang keluar dari kawanan dan tersesat. Amin

Selamat hari Selasa
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *