MENJAGA DIRI DAN ORANG LAIN

MENJAGA DIRI DAN ORANG LAIN

Kamis, 07 Mei 2020

Jika mau jujur, tugas seorang pemimpin jemaat sekaligus pemimpin rohani itu tidaklah mudah. Ia harus mampu membawa orang-orang yang ada di bawah pimpinannya ke arah yang benar. Paulus berkata dengan tegas kepada pemimpin jemaat (penatua) di Efesus, bahwa mereka harus menjaga diri mereka sendiri dan menjaga seluruh kawanan. Tugas ini bukan tugas yang diberikan oleh organisasi gereja, tetapi ini adalah tanggung jawab yang diberikan Tuhan sendiri, yaitu untuk menggembalakan jemaat Allah. Oleh karena itu, tugas para pemimpin rohani sebenarnya sangatlah berat. Menjaga diri sendiri saja sudah sulit, apalagi harus menjaga orang lain yang adalah kawanan yang dipercayakan kepada kita. Tidak cukup hanya di situ, pemimpin jemaat juga harus menjaga kawanan dari orang-orang yang menyampaikan ajaran palsu. Ajaran palsu ini akan membuat kawanan tertarik dari jalan yang benar ke jalan yang sesat. Ajaran palsu di sini dapat berarti ajaran yang hanya menyenangkan telinga namun sama sekali tidak berisi kebenaran (2Tim 4:3-4). Tentu dalam hal ini kita perlu mendukung pemimpin/Penatua kita agar dapat menjaga diri dan menjaga kawanan yang dipercayakan Tuhan kepadanya. Tentu kita harus menghargai pemimpin-pemimpin yang benar, yang memang benar-benar berjaga-jaga atas jiwa kita (Ibr.13:17). Kepada pemimpin-pemimpin yang benar ini, kita perlu mendukung dengan sepenuh hati, sambil juga kita mendoakan pemimpin kita tersebut supaya tetap menjalankan tugasnya dengan semestinya. Adalah indah jika pemimpin mengasihi jemaat dan jemaat mengasihi pemimpinnya. Adalah indah jika pemimpin menjaga dirinya sendiri dan menjaga seluruh kawanan (jemaat), serta jemaat juga menjaga dirinya sendiri dan menjaga pemimpinnya. Jika demikian, maka pemimpin dan jemaat tersebut akan menjadi pemimpin dan jemaat yang berkenan di hadapan Tuhan, karena sudah melakukan bagiannya dengan sebaik-baiknya. Karena itu, mari saling menjaga diri.

“Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.” (Kisah Para Rasul 20:28)

BE.727:2 ”Hupillit Asa Marparbue”
Hita na pinillit ni Tuhanta, taradoti panjouon I, Paturehon angka na badia, asa tang marhaporseaon I, Jala monang disude parungkilonna Magasahon Kristus Tuhanta i. Tu timbo na pe parbinotoan, tu malona manisia I, Lam doras pe angka parsaoran, lam soada na mamolati I, Nang pe tingki tu hatopna mubauba Sai na hot do hata ni Tuhan i. Pargogoi ma ruas ni Huria dohot rakyat ni bangsonta Asa tau manjalo pasu-pasu, nang hatop pe parhusoran, Di sude na partingkian, lam porsea hita tu Debata.

Doa
Ya Tuhan, jadikan kami menjadi pemimpin dan jemaat yang berkenan dihadapanmu, saling mendoakan dan saling mendukung, agar namaMu semakin dipermuliakan di dalam gerejaMu”.

Selamat hari Kamis
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *