IBADAH KELUARGA MINGGU ROGATE, 17 MEI 2020

1. Salam dan Panggilan Ibadah
P – Salam sejahtera dan Selamat hari Minggu bagi kita semua!
KSelamat Hari Minggu
P – Saudaraku, sebelum kita mulai ibadah ini, marilah kita persiapkan hati dan pikiran kita untuk masuk hadirat Tuhan. Mari kita berdoa dalam hati kita masing- masing…

2. Bernyanyi BE.6:1-2 “Puji Jahowa na sangap”
Puji Jahowa na sangap huhut marmulia, hamu sude na parroha na ringgas na ria. Marpungu be, marolopolop sude, hamu sude manisia
Puji Jahowa sigomgom sude parluhutan, namanogihon ho songon ni iring ni tangan. Dohot hosam, songon hombar tu roham sai diramoti Ibana.

3. Votum – Introitus – Doa
P – Di dalam nama Allah Bapa, AnakNya Yesus kristus dan dalam nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi.
KAmin.
P – Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepadaKu, maka Aku akan mendengarkan kamu;
KApabila kau mencari Aku, kamu akan menemukan Aku;
P – Apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku. Haleluya.
S(Menyanyikan) Haleluya – Haleluya – Haleluya
P – Marilah kita berdoa! Ya Tuhan Allah Bapa kami Yang Maha Kuasa. Kami telah bersekutu di Tempat yang Engkau kuduskan ini untuk memuji dan memuliakan kebesaran namaMu. Kasihanilah kami, karena kami tidak dapat berbuat suatu apapun jika Tuhan tidak bersama kami. Pimpinlah kami dengan RohMu, supaya kami mencari pertolongan kepadaMu pada waktu kesesakan. Kuatkanlah kami supaya tetap percaya akan firman dan janjiMu, agar kami memperoleh hidup yang kekal di dalam Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.

4. Bernyanyi BE.23:1-2 “Jesus Hami Ro Dison”
Jesus hami ro dison asa masihangoluan, ipe ro ma Ho tuson jala baen ma pardomuan ni tondiM tu tondi nami unang mampar rohanami
Holom rohanami be, nang parbinotoan nami Molo so ro tondiMi manondangi rohanami Ingkon Ho do paturehon dalan nami sidegeon

5. Pembacaan Hukum Taurat
P – Hukum taurat Tuhan untuk kita pada hari minggu ini adalah hukum taurat I-IV. Akulah Tuhan Allahmu, seru Tuhan kita. Tidak boleh ada allah lain, kecuali Aku.
KTitah Kedua Jangan perbuat bagimu patung yang menyerupai apapun, yang ada di langit, atau yang ada di bumi, atau yang ada di dalam air untuk disembah atau bertakwa kepadanya.
PTitah Ketiga Jangan menyebut nama Tuhan Allah dengan sembarangan, karena Allah akan menghukum orang yang menyalah-gunakan namaNya.
K- Titah Keempat Ingat dan sucikanlah hari yang dikuduskan itu. Lakukanlah segala pekerjaanmu di dalam enam hari; tetapi pada hari yang ketujuh ialah Sabat bagi Allah Tuhanmu. Engkau tidak boleh bekerja pada hari itu, juga anakmu laki-laki atau perempuan, pembantumu laki-laki atau perempuan, ternakmu atau orang lain yang berada di tempat kediamanmu. Sebab Allah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya di dalam enam hari. KemudianIa beristirahat pada hari yang ketujuh. Itulah sebabnya Allah memberkati hari itu dan menguduskannya.
P– Demikian hukum Tuhan, marilah kita memohon kekuatan di hadapan Tuhan untuk melakukan hukumNya
S– Ya Tuhan Allah! Kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin

6. Bernyanyi BE.811:1 “Di au ma Ho Tuhan”
Di au ma Ho Tuhan, di ariaringki. Ai denggan ni basaM padame rohangki. Di sude partingkian, di sude inganan; di au ma Ho o Tuhan, Asi rohaM

7. Doa Pengakuan Dosa dan Berita Anugerah
P – Saudara-saudari yang terkasih di dalam Kristus ! Di dalam kerendahan hati marilah kita mengaku dosa dan memohon pengampunan akan dosa-dosa yang kita lakukan. Ya Tuhan Allah, Bapa kami yang Mahakuasa. Engkau mengasihi kami orang yang hina dan tercela ini. Kami datang kehadapanMu mengaku segala dosa dan kesalahan kami.
KYa tuhan, kasihanilah kami dan ampunilah dosa-dosa kami.
P – Di dalam kehidupan ini, kami selalu mengingkari perintah-perintahMu, dalam perkataan maupun dalam perbuatan. Bila kami melihat apa yang kami perbuat, tidak satupun yang dapat menggembirakan hati Tuhan. Bila kami merenungkan, semakin hari kehidupan kami bukan semakin baik tetapi semakin sulit sehingga kami sangat mudah mengikuti roh-roh jaman ini. Ya Tuhan, kasihanilah kami dan ampunilah dosa-dosa kami.
K (Menyanyikan,BE. 182:1, Tu jolom O Debatangku sai use do rohangkon. Sai pasiat tangianghu dohot iluilungkon)
P – Ya Tuhan Allah Bapa kami. Kami tidak mau belajar kepada firmanMu, sehingga iman kami tidak bertumbuh. Hal itulah yang menyebabkan kami mudah marah, mudah putus asa, mudah sakit hati, mudah membenci, mudah berbohong dan mudah diombang-ambingkan ajaran-ajaran sesat. Akan dosa dan kesalahan kami, kami memohon:
KKasihanilah kami dan ampunilah dosa-dosa kami.
P– Dengarlah berita anugerah dari Tuhan tentang keampunan dosa-dosa kita: Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”
S – Kemuliaan bagi allah di tempat yang Maha Tinggi. Amin.

8. Bernyanyi BE.467:1-2 “Asi ni Roma Hupuji”
Asi ni rohaM hupuji ala Ho manobus au. Di paIas Ho rohangku, ga-be soranganMu Au. IngananMu rohanami, TondiMi manggohi i. Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.
Naeng huhatindangkon hami hagogoonMi tongtong, Paluahon na mardosa, nang parjahat na bolong. IngananMu rohanami TondiMi manggohi i. Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi

9. Pembacaan Epistel
P – Marilah kita mendengarkan firman Tuhan yang ditetapkan untuk hari minggu ini tertulis dalam Lukas 18: 1-8. Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu
KKata-Nya: “Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun.
P – Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hak ku terhadap lawanku.
KBeberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun,
P – Namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.
KKata Tuhan “Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu
P– Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseruseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
KAku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu dating, adakah Ia mendapati iman di bumi?
P– Demikianlah pembacaan firman Tuhan berbahagia orang yang mau mendengar firman Tuhan dan yang melakukannya. Amin

10. Bernyanyi BE.501:1 “Sai ditogutogu Jesus”
Sai ditogutogu Jesus tondingki na gale i Asa unang be au ganggu di panoguonNa i. Maradian do tondingku molo huhaposi i. Nang si taonon di pasonggop sai jonok do Tuhan hi, nang sitaonon di pasonggop sai jonok do Tuhanhi

11. Pengakuan Iman Rasuli.
P – Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana teman-temanseiman di seluruhdunia. Kita bersama-samamengucapkannya:
KAku percaya, dst…

12. Bernyanyi BE.814:1 “Sai ajari au Tuhanhu”
Sai ajari au Tuhanku di na martangiang au, Patuduhon tu rohangku sangkap ni rohaM di au. Songon naung binaen ni Jesus na manaon humonghop au Unang lomo ni rohangku, lomo ni rohaM ma saut

13. Doa Syafaat
14. Bernyanyi BE.487:1-2 “Tung halak na margogo”
Tung halak na margogo si partangiang i, dokdok pe sitaonon dang olo talu i. Pos situtu rohana di Debatana i. Tuhan na manaluhon sude pangalo i.
Nang hirahira mogap dibaen sitaonon i. Marsinggang do ibana managam Tuhan i Dung jumpang pe tingkina sumurut arsak i. Tarapul ma rohana dibaen Tuhannai.

15. Renungan
P – Firman Tuhan yang menjadi renungan untuk kita pada hari minggu ini tertulis dala 1TAWARIKH 17:16-27, mari kita baca secara responsoria Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata: “Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?
KDan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Allah; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya TUHAN Allah.
P – Apakah lagi yang dapat ditambahkan Daud kepada-Mu dalam hal Engkau memuliakan hamba-Mu ini? Bukankah Engkau yang mengenal hamba-Mu ini?
KYa TUHAN, oleh karena hamba-Mu ini dan menurut hati-Mu Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dengan memberitahukan segala perkara yang besar itu.
P – Ya TUHAN, tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami.
KDan bangsa manakah di bumi seperti umat-Mu Israel, yang Allahnya pergi membebaskannya menjadi umat-Nya, untuk mendapat nama bagi-Mu dengan perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat, dan dengan menghalau bangsa-bangsa dari depan umat-Mu yang telah Kaubebaskan dari Mesir?
P – Engkau telah membuat umat-Mu Israel menjadi umat-Mu untuk selama-lamanya dan Engkau, ya TUHAN, menjadi Allah mereka.
KDan sekarang, ya TUHAN, diteguhkanlah untuk selama-lamanya janji yang Kau ucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu.
P – Maka nama-Mu akan menjadi teguh dan besar untuk selama-lamanya, sehingga orang berkata: TUHAN semesta alam, Allah Israel adalah Allah bagi orang Israel; maka keluarga hamba-Mu Daud akan tetap kokoh di hadapan-Mu.
KSebab Engkau, ya Allahku, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, bahwa Engkau akan membangun keturunan baginya. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ke hadapan-Mu.
P – Oleh sebab itu, ya TUHAN, Engkaulah Allah dan telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
KKiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya.
P – Demikian firman Tuhan, sekarang saya akan membacakan keterangan dari firman Tuhan…

DOA UCAPAN SYUKUR
Pendahuluan.
Saudara/i yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, sebelumnya tidak ada program dan anggaran pemerintah khusus membangun rumah sakit untuk pasien positif Terdampak Korban Covid-19, dan ruang isolasi Dalam Pengawasan (PDP, ODP), dan membeli peralatan khusus, dll. Juga untuk bantuan langsung tunai, sembako untuk rakyat miskin. Juga Kementerian Perhubungan menutup penerbangan di wilayah PSBB. Tetapi itu semua karena Pandemi Covid-19. Situasi ni juga membuat bangsa, dan pemerintah menganjurkan setiap umat beragama beribadah di rumah masing-masing. Pemerintah, dan lembaga-lembaga sosial juga kita melakukan dengan 3D: Doa, Daya dan Dana terfokus, terkuras banyak, dan semua bersama-sama menanggulanginya. Demikian juga Daud, Doa, Daya dan Dana sudah disiapkan untuk rencananya membangun baik Allah. Tetapi Tuhan punya rencana lain kepada Anaknya Salomo, meskipun Daud sudah mempersiapkan semuanya. Maka dalam Firman Tuhan dalam minggu Rogate; Berdoa, kita dapat memahami arti dan makna Doa dalam kehidupan Daud dan kita sebagai orang percaya dalam situasi kini.

1. Dalam doa dan melalui Doa kita sampaikan kerinduan dan harapan kita.
Daud dalam kerinduan dan pergumulan hidupnya dia tetap selalu berkomunikasi dengan Allah, Berdoa. Doa adalah kehidupan orang beriman, percakapan secara pribadi, akrab dan terbuka dengan Tuhan. Dalam Doa, Daud seorang yang memiliki hati yang berlimpah ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan. Ketika ia mendengar firman Tuhan yang disampaikan oleh nabi Natan, Daud masuk ke dalam kemah, duduk mengarahkan pandangannya kepada Tuhan Allah. Daud merasakan kedekatan hubungan Tuhan dan harapannya juga dalam keluarganya yang masih jauh ke depan. Daud dilayakkan dan kepercayaan Tuhan kepada dirinya dan keluarga membuat dia mengungkapkan syukur dan permohonan peneguhan Tuhan serta berkat Tuhan selama ini. Daud adalah yang dipilih Tuhan untuk menjadi raja atas bangsa Israel. Dipilih bukan karena dia hebat, luar biasa tetapi orang biasa yang percaya dan takut akan Tuhan serta taat kepada firman-Nya. Meskipun ia pernah disepelekan, tidak diperhitungkan oleh orang lain, ia tetap mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Sekalipun menjadi tokoh central, diangkat menjadi raja tetap dia menaikkan Doa syukur kepada Tuhan. la melihat betapa besar kebaikan Tuhan kepadanya, dan keluarganya. Sekalipun Daud merasa tidak layak, tetapi Tuhan melayakkan dan memberkatinya, keluarganya dan bangsanya karena sikap dan hatinya. Demikian juga kita, Tuhan melihat sikap dan hati kita selama kita hidup. Tuhan melihat hati kita, bukan penampilan luar, siapa tahu pencitraan kita (istilah sekarang chasing/bingkai luar nampaknya original, asli, baik padahal KW, tiruan, palsu). Di dalam kemah itu Daud duduk di hadapan TUHAN dia berkata: “Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini, suatu pengakuan yang jujur dan tulus, siapa dirinya… ayat 16-18. Allah mempunyai rencana yang besar dan kekal atas Daud. Pernyataan ini membuat Daud merasakan betapa kecil dan tak berartinya dirinya. Daud gentar atas kedaulatan Tuhan yang berlaku baginya untuk mengemban perkara yang besar yang tidak sebanding dengan keberadaannya. Daud mengungkapkan penghormatannya kepada Tuhan, satu-satunya Allah yang tiada bandingannya, tidak dapat disejajarkan dengan siapapun. Sebab Tuhan melakukan perbuatan-perbuatan besar, yang dahsyat terhadap umat-Nya. Bahkan rencana kekal dari Tuhan diteguhkan atas dirinya sebagai bagian dari bangsa Israel menjadi umat Tuhan selama-lamanya, dan dikasihi Allah… ayat 19-22. Di dalam doa Daud dia mengungkapkan kehebatan, kekuasaan Allah yang tiada taranya, dan Inilah yang kita andalkan dalam kehidupan kita, juga di dalam doa-doa kita untuk mengatasi semua hal, perkara yang terjadi di dunia ini dan dalam hidup kita. Di dalam doa agungkan, muliakan Tuhan Allah, Yesus Kristus dan Roh Kudus, yang berkuasa atas seluruh hidup kita, baik hidup maupun mati. Muliakan Tuhan dalam Doa dan hidupmu, rendahkan hatimu dihadapan Tuhan, tinggalkan keangkuhan, kesombongan dan merasa hebat, dan unggul dsbnya.

2. Meminta Kepada Tuhan supaya tetap yang dijanjikanNya digenapi.
Daud sudah merasakan penyertaan Tuhan dalam hidupnya, maka dia memohon kepada Tuhan memberkatinya dan keluarganya supaya dapat tetap setia di hadapan Tuhan. Karena dia sadar dan merasakan selama ini penyertaan Tuhan, campur tangan Tuhan dalam hidupnya mengetahui segala perjalanan hidup, keberhasilan kejayaannya, dan bangsa Israel menjadi umatNya, selama-lamanya, membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir, melepaskan mereka dari bangsa-bangsa yang menjajah mereka. Semuanya karena perbuatan Allah, kebesaran, kehebatan Allah. Sungguh jelas dia mengenal Tuhan yang dapat menjawab doa dan permohonannya, memohon supaya Tuhan memberkatinya dan keluarganya dapat tetap setia dihadapan Tuhan… ayat 23-25. Hanya dengan pengasihan Tuhan semua perkara dalam hidupnya bisa dia atasi dan lalui. Allah setia akan janjinya kepada Daud dan dari keturunannya lahir Mesias, Juru selamat yaitu Yesus Kristus yang dinuabuatkan para nabi. Allah tidak pernah ingkar janji walaupun manusia sering ingkar janji. Manusia sering berjanji dan mengingkari janjinya (ada lagu: Kau yang berjanji kau yang mengingkari). Allah menggenapi janjinya kepada Daud; Doa Daud; sekarang, ya TUHAN, diteguhkanlah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu…. Ayat 26-27. Yakin dan percayalah; bahwa apa yang difirmankan Allah digenapinya kepada Daud dan keturunannya, nama Tuhan teguh untuk selama-lamanya. Allah yang berfirman dalam perjanjian lama itu jugalah Allah dalam Perjanjian Baru yang sudah mengutus Yesus Kristus dari keturunan Daud. Itulah kasih setia Tuhan yang paling besar, menyelamatkan kita dari dosa, bukan hanya kepada Daud dan keturunannya, tetapi kepada kita semua manusia dikasihi Allah. Kasih setia Tuhan tetap untuk selama-lamanya, dari dulu sampai sekarang, kepada kita, keluarga kita dan orang-orang yang percaya supaya tetap kokoh di hadapan Tuhan, situasi dan kedaan apapun yang kita hadapi tetap kokoh, berdiri teguh, tidak akan goyah, berpegang kepada Janji Tuhan. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ke hadapan-Mu. Dengan keyakinan, kepercayaan yang hanya pertolongan Tuhan seperti inilah hidupnya, keturunannya dan bangsa Israel, bisa Tenang, Aman, Nyaman, Sejahtera dan terjamin hidupnya, karena janji Tuhan.Mari,Rogate,berdoalah, kita berpengang teguh kepada janji Tuhan, Tuhan tidak akan mengecewakan kita, sekalipun orang mengecewakanmu.

3. Tuhan menjawab Doa hambaNya.
Sdr-sdr yang dikasi Tuhan, memang ada kerinduan Daud yang tidak dipenuhi Tuhan, dia tidak diijinkan mendirikan Bait Allah, sekalipun sudah dipersiapkan semuanya program D3 Doa, Daya dan Dana tetapi dia tidak diijinkan Tuhan (I Tawarikh 17 : 3-4). Bait Allah terbangun oleh keturunan Daud yaitu Salomo, sekalipun idak melalui Daud, Daud tetap berdoa; Sebab Engkau, ya Allahku, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, bahwa Engkau akan membangun keturunan baginya. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk berdoa ke hadapan-Mu. Yakin bahwa Tuhan menjawab Doa orang benar Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5 : 16c). Daud yakin Allah yang berkarya, berencana atas hidup Daud maka dia tetap berdoa, Paulus katakan; Tetaplah berdoa, Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. (I Tes 5: 17, Kolose 4:2). Demikian juga halnya hidup orang percaya, beriman yang mengandalkan Tuhan, yang bersandar hanya kepada Tuhan, kita tetap berdoa, mencurahkan isi hati; segala hal, perkara, persoalan, pergumulan, kekuatiran, ketakutan, dan kecemasan, akan cepat berakhir, apabila kitapun setia, disiplin, patuh memutus matai rantai pandemic Covid-19 ini dengan apa yang diaturkan oleh pemerintah untuk kesehatan kita bersama; Tinggal di rumah, sekolah di rumah, beribadah di rumah, semua umat beribadah di rumah, Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, Apa yang kita doakan harus kita lakukan, kerjakan dan apa yang kita kerjakan harus kita doakan supaya hal itu terwujud. Bagaimana Tuhan menjawab doa kita, apabila kita juga tidak komit, konsisten dan konsekuen melakukan apa yang di Firman Tuhan; Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan (Amsal 13:13-14). Dalam Minggu Rogate ini, Berdoa, Mari kita tetap tekun hidup di dalam doa, bawa dalam setiap doa ada jawaban Tuhan, agar keluarga, masyarakat, bangsa dan dunia diberkati dan disertai Tuhan. Daud berfokus pada apa yang akan dilakukan Allah dan bukan pada apa yang tidak dapat dilakukannya. Ia tetap mengucap syukur. Ia tetap melakukan semua yang dapat dilakukannya Melakukan apa yang menjadi bagiannya untuk mendatangkan, menghadirkan kehendak, kerajaan Allah. Kitapun melakukan apa yang menjadi bagian kita. Doa kita, dalam kerinduan kita. Tuhan akan menjawab doa kita sesuai rancangan Tuhan. Doa kita supaya semua pergumulan yang kita hadapi saat ini dapat berakhir sesuai dengan waktu Tuhan, sehingga dapat normal kembali aktivitas, kerja, kehidupan ekonomi dan persekutuan dengan sesama kita. Melalui Doa adalah jawaban atas segala perkara, mujizat, kuasa Allah terjadi. Amin.

Pdt. David Farel Sibuea, MTh, D.Min (Sekretaris Jenderal HKBP

16. Bernyanyi BE.221:1-3 “Saleleng Jesushi”
Saleleng Jesushi na mandongani au,maporus holso holsongki. Sai di Ibana au
Parmahan Jesushi, birubiruNa au. Ditogu-togu tondingki, dang be marmara au
Sai dipatongon au tu hasonangan i. Diiringiring Jesus au, mardalan lao tusi.

17. DOA PENUTUP: Doa persembahan – Doa bapa Kami
P – Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan kita berdoa. Ya Allah Bapa kami yang di surga. Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam kehidupan kami masing-masing. Sebahagian dari pada karunia itu, kami serahkan kembali sebagai persembahan kepadaTuhan. Terimalah dan berkatilah persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan pelayanan kerajaanTuhan di duniaini. Bukalah hati kami untuk mengenal betapa banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dariTuhan, supaya kami senantiasa bersyukur kepadaMu di dalam namaYesus KristusTuhan kami. Amin. Secara bersama mari ber doa dalam Doa Bapa kami
KBapa kami yang di Surga,….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *