KETIKA DUNIA MEMBENCI KITA

Renungan Senin, 18 Mei 2020

Beberapa hari ini, kesadaran kita sebagai orang percaya kembali dibangunkan dengan sebuah kenyataan bahwa dunia ini tak hentinya membenci kita sebagai pengikut Kristus. Waktu lalu, sasaran kebencian itu adalah simbol agama kita, Salib! Dimana di dalam Salib itu dikatakan ada jin kafirnya. Saat ini, kebencian dunia itu muncul lagi dengan beredarnya pernyataan bahwa wajah orang Kristen itu jelek-jelek dan seram, karena makan babi dan anjing (maaf) demikian juga inang-inang dipasar juga jelek-jelek. Selain menjelekkan kekristenan perkataan ini juga telah menjelekkan orang Batak. Maklum saja karena yang menyampaikannya adalah seorang Batak yang meninggalkan Kristen dan pindah ke agama baru. Nas renungan hari ini merupakan bagian dari perkataan perpisahan Tuhan Yesus kepada murid-muridNya. Dia berjanji akan menyiapkan tempat bagi mereka dan mengutus Roh Kudus untuk memimpin mereka setelah kepergianNya, mendorong mereka untuk setia sebagai pokok anggur yang benar, dan meyakinkan mereka bahwa penganiayaan yang akan mereka alami di dunia akan dapat mereka tanggung karena Dia sudah mengalahkan dunia. Hal ini mengajarkan kita bagaimana menyikapi kebencian dunia kepada kita. Terima dan maklumi saja. Jangankan kita, Yesus Kristus pun terlebih dahulu telah merasakannya. Disinilah pemahaman kita akan apa yang kita Imani itu, diimplementasikan, yakni bagaimana mengasihi yang membenci kita. Kristen adalah agama Kasih, mari kita hidupi.

“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.” (Yohanes 15:18)

BE.785:1 ”Alo Pangunjunan”
Alo pangunjunan sai benget ma ho/ Ai molo dung monang lam togu ma ho/ Angka hajahaton sai patunduk ma/ Jesus pangasahon ingkon monang ho/ Jalo pangurupion sian Tuhanta Jesus/ Dapot ho hagogoon mandopang musu i

Doa
Ya Tuhan, ajar kami mengasihi orang yang membenci kami. Amin

Selamat hari Senin
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *