LITURGI MINGGU EXAUDI 24 MEI 2020

TOPIK: TUHAN MENDENGARKANSERUAN ORANG PERCAYA

I. PERSIAPAN:
1. Ibadah dipimpin oleh Kepala keluarga
2. Salah seorang dari anggota keluarga akan memimpin doa syafaat.
3. Kantong Persembahan disediakan

II. IBADAH
1. PEMBUKAAN:
P : Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, pada hari ini kita memasuki Minggu EXAUDI, artinya : Dengarlah TUHAN seruan yang kusampaikan (Mazmur 27 : 7). Melalui ibadah kita ini diajak untuk berseru kepada Allah sebab Dialah Allah yang mendengarkan seruan orang-orang yang percaya kepadaNya.
J : Dengarkanlah seruanku ya Allah dan kasihanilah aku
P : Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku keatas gunung batu. Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekelilingaku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku maumenyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.
J : Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!
P : Saudara-saudaraku, marilah kita berseru kepada Allah memohon pengasihanNya, kita bernyanyi:

2. Marende BE No. 2 : 1, 3“NAENG PUJIONKU HO JAHOWA”
Naeng pujionku Ho Jahowa ai Ho do Debata na tutu I Sai suru Tondi Parbadia tu au asa hupuji goarMi Marhitehite Jesus AnakMi asa lomo rohaM di endengki
Asi rohaM ale Jahowa pamalo au mamuji goarMi Sai unang asal puas hata ingkon tutu dipuji rohangki Ho Ama, Anak dohot Tondi i doshon na jongjong au di joloMi

3. VOTUM – INTROITUS – DOA :
P : Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin .Dengarlah, Tuhan, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! Hatiku mengikuti FirmanMu “Carilah WajahKu”, maka wajahMu kucari, ya Tuhan.Janganlah menyembunyikan wajahMu kepadaku. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?Haleluya.
J : (Menyanyikan): Haleluya, Haleluya, Haleluya!
P : Marilah kita berdoa:Ya Tuhan Allah, Bapa kami yang di surga. Karuniakanlah RohMu yang Kudus dan berilah hikmat kebijaksanaan kepada JemaatMu, supaya FirmanMu yang kudus semakin nyata dan berkembang di dalam hidup kami. Jadikanlah hati hambaMu ini dengan penuh sukacita memberitakan Injil Keselamatan itu, agar JemaatMu semakin berkembang di dalam kekudusan. Kuatkanlah hati dan jiwa kami untuk tetap setia mengikut Engkau di dalam iman dan kepercayaan yang benar, oleh karena AnakMu Yesus Kristus, Tuhan kami. A m i n.

4. Marende BE No. 262 : 3“ JAHOWA TUHANHI”
Di na tarsosak au, padao ma pandelean Sitaonon na di au, urupi au mamorsan Pamonang au tongtong, palambok rohangki Parroha na holong, baen angka donganhi

5. HUKUM TAURAT TUHAN:
P : Hukum Tuhan yang ditetapkan untuk kita pada minggu Exaudi hari ini, tertulis dalam 1 Korintus 16 : 13“Berjagajagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki dan tetap kuat!
Marilah kita memohon kekuatan kepada Tuhan.
J : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami untuk melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin.

6. Marende BE No. 688 : 1 + 3 “ TUHAN ”
Tuhan jotjot do marsak donganhi ala na sala pambahenan hi Hatanghu langka nang parulanhi, jora ma au
Nuaeng na ro do au sumomba Ho, pasahat ngolungki Tuhan tu Ho Tuhan lehon ma roha na holong, urupi au

7. DOA PERMOHONAN DAN JANJI ALLAH:
P : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa! Engkaulah terang dan keselamatan kami. Engkaulah benteng kehidupan kami. Dengarlah, TUHAN, seruan yang kami sampaikan, kasihanilah kami dan jawablah kami! Janganlah menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami, janganlah menolak kami dengan murka; Engkaulah pertolongan kami, janganlah membuang kami dan janganlah meninggalkan kami, ya Allah penyelamat kami! Kasihanilah kami karenaTuhanYesus Kristus Tuhan kami.
J : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, dengarkanlah seruan yang kami sampaikan.
P : Ya Tuhan Allah yang Maha kuasa. Pada saat pandemi Covid-19 ini, banyak hal yang membuat kami takut sehingga mempengaruhi iman percaya kami. Kami takut dengan keadaan perekonomian yang kurang baik, kami takut kalau-kalau tertular penyakit, kami takut tidak dapat makan dan kami takut jangan-jangan semakin banyak penderitaan lain oleh karena pandemi Covid-19 ini. YaTuhan Allah yang Mahakasih, kiranya segeralah berlalu Pandemi Covid-19 ini dari bumi ini.Berikanlah kepada kami iman yang hidup sebab hanya Engkau yang kami yakini yang bias menyelamatkan kami dari penderitaan ini.Engkaulah yang kami harapkan menjawab seruan kami. Ya Tuhan Allah dengarkanlah kami dan kasihanilah kami.
J : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, dengarkanlah seruan yang kami sampaikan.
P : Ya Tuhan Allah yang Maha kuasa. Padasaat kami menghadapipenderitaansaatini, lihatlah kami semuanya.Jangan biarkan kami jatuh kedalam kegelapan yang hanya mementingkan diri kami sendiri dan mengerjakan pekerjaan yang tidak Engkau kehendaki.Ya Tuhan, berikanlah pada kami hati yang suci dan baharuilah hati kamidan tuntunlah hanya kepada kehendakMu saja.
J : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, dengarkanlah seruan yang kami sampaikan.
P : Ya Tuhan, Kiranya Engkau menyertai kami dalam pergumulan kami.Kini kami bersusah payah untuk mencari bekal hidup kami setiap hari, kuatkanlah kami, cukupkanlah bekal hidup kami. Kami percaya hanya Engkaulah sumber dari segala karunia yang melimpah, berilah karuniaMu kepada kami, supaya jangan ada seorangpun yang terancam kelaparan di dunia ini. Kami yakin dan percaya akan kuat kuasaMu, Tuhan akan selalu memelihara hidup kami seperti seluruh ciptaan lainnya yang juga Tuhan pelihara. Ya Tuhan, pulihkanlah kami kepada keindahan yang dahulu ketika Engkau menciptakan langit dan bumi.firman Mumengatakan: Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!
J : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, dengarkanlah seruan kami dan ampunilah dosa kami.
P: Ya Tuhan Allah yang Maha kuasa dan Maha benar, Pengasih dan Penyayang. Bermurahhatilah Engkau ya Tuhan terhadap kami. Kiranya Tuhan berkenan mengampuni segala dosa dan kejahatan kami. Kiranya Tuhan mengampuni segala dosa dan kejahatan kami. Tiada yang lain yang dapat menjadi pelindung dan penyelamat bagi kami selain dari kasih sayang dan pembenaranMu yang tunggal. Karena itu karuniakanlah kami ketenangan dan penghiburan di dalam pengorbanan AnakMu, TuhanYesus Kristus Juruselamat kami. A m i n.
J : (Menyanyikan): BE No. 733: 1 “DULO MA AU ON O TUHAN ”
Dulo ma au on o Tuhan, bege anggukhon Ro do Ho tu angka dongan,topot nang au on Jesus Tuhan, bege anggukhon Ro do Ho tu angka dongan, topot nang au on.
P : Janji Allah akan keampunan dosa kita :Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumbah, akan menjadi putih seperti bulu domba.Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!
J : Amin.

8. Marende BE No. 701: 2 “TU HO DO AU MARPADAN ”
Baen ma panghilalaan di au o Tuhanhi Donok do Ho o Tuhan, mandopang musungki Ragam do pangunjunan di hasiangan on Ho partanobatoan di paraloanhon

9. E P I S T E L:
P : FirmanTuhan yang ditetapkan untuk kita di minggu EXAUDI hari ini, tertulis dalam Mazmur 27 : 7 – 14. “Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
J : Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.
P : Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkanaku, ya Allah penyelamatku!
J : Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkanku, namun TUHAN menyambutaku.
P : Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku.
J : Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu lawanku, sebab telah bangkit menyerang aku saksi-saksi dusta, dan orang-orang yang bernafaskan kelaliman.
P : Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! Demikianlah isi Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Tuhan, serta memeliharanya dalam hatinya. Amin

10. Marende BE No. 298: 2 “ DI LAMBUNGMI O JESUSHI ”
Di lambungMi o Jesushi, sumurut do na gaor I Ai guru dokMu do sude, galumbang nang alogo pe Lam sonang do nang rohangki, dung ho o Jesus Tuhanhi

11. PENGAKUAN IMAN PERCAYA:
P : Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita,sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersama-sama mengucapkannya :
S : Aku percaya…..

12. Marende BE No. 707 : 1 “HAGOGOON DOHOT APULAPUL”
Hagogoon dohot apulapul do dilehon Tuhan i tu au Ganup ari au di togutogu, ganup tingki di ondingi au Ai hombar tu lomo ni rohaNa do di lehon Tuhan i tu au Ro marsorin arsak lasniroha, haporseaonhu di patau

13. DOA SYAFAAT:
14. Marende BE No. 772 : 2 – 3 “TUHANHU DO PATURE DALANHI”
Tuhanhu do pature dalanhi. Tuhanhu do patiur langkangki Hulului do Tuhanhi, surut ma na holom i. Tuhanhu do patiur langkangki
Tuhanhu do pature dalanhi. Tuhanhu do patiur langkangki Hupasahat diringki tu tangan ni Tuhanhi. Tuhanhu do patiur langkangki

15. KHOTBAH : Matius 20 : 29–34
P: Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya keluar dari Yerikho, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
J:  Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!”
P:Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!”
J: Lalu Yesus berhenti dan memanggil mereka. Ia berkata: “Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?”
P: Jawab mereka: “Tuhan, supaya mata kami dapat melihat.”
J: Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.Demikian firman Tuhan,Saya akan membacakan keterangan kepada kita……

“TUHAN MENDENGARKAN SERUAN ORANG PERCAYA”

Perikop Matius 20: 29-34 menceritakan mujizat penyembuhan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus kepada dua orang buta. Lembaga Alkitan Indonesia memberi judul pada perikop ini adalah “Yesus Menyembuhkan Dua Orang Buta.” Peristiwa ini sangat jelas menunjukkan, bahwa mujizat penyembuhan itu terjadi karena adanya belas kasihan Tuhan Yesus kepada kedua orang buta tersebut. Dari perikop ini kita dapat belajar dari sikap kedua orang buta ini, yang akhirnya dapat menarik perhatian dan belas kasihan Tuhan Yesus, yaitu: Pertama: Berseru kepada Tuhan Yesus Ketika kedua orang buta itu mengetahui bahwa Yesus lewat di jalan itu, maka yang mereka lakukan adalah mereka berseru “Tuhan Anak Daud, kasihanilah kami”. Lewat seruan kedua orang buta ini mereka berisi “pengakuan mereka akan Kristus”.Tuhan anak Daud menunjuk kepada Sang Mesias, sang Raja yang diurapi yang telah dinubuatkan dari sejak Perjanjian Lama. Selain itu seruan kedua orang buta ini mengandung permohonan yang ditandai dengan kata “kasihanilah kami” berilah kemurahan, berilah belas kasihan. Kedua orang buta ini menyadari bahwa mereka membutuhkan belas kasihan Tuhan dalam persoalan yang mereka sedang hadapi. Saat kita sedang menghadapi persoalan, pergumulan, bahkan saat membuat rencana dalam kehidupan kita,terlebih dalam menghadapi wabah covid 19 yang saat ini sangat kita takuti mari datang pada Tuhan, memohon belas kasihanNya.
Kedua: Tidak menyerah meskipun ada tantangan Ketika kedua orang buta itu berseru kepada Tuhan untuk mendapat pertolongan, orang yang disekitarnya bukan menolongnya tetapi orang yang ada disekitarnya malah menegor dan menyuruhnya diam. Kata menegor dalam terjemahan bahasa aslidapat diterjemahkan dengan secara tegas dilarang atau dimarahi, orang banyak memarahi mereka, menyuruh mereka untuk diam. Orang banyak menegor, melarang mereka untuk berseru. Tetapi yang kedua orang buta itu lakukan adalah semakin keras berseru. Dengan suara yang lebih keras mereka berseru kepada Yesus. Kedua orang buta itu tidak menyerah dengan situasi yang terjadi. Situasi yang terjadi tidak mampu membendung pengharapan dan kerinduan mereka untuk mendapat belas kasihan Tuhan Yesus. Saat mengahadapi situasi yang tidak baik, yang tidak kita harap, bahkan keadaan yang melemahkan iman pengharapan kita. Jangan pernah menyerah pada keadaan tersebut. Tetapi teruslah berseru, berharap pada Tuhan Yesus. Karena setiap kesulitan yang terjadi akan membuat kita lebih kuat berharap kepadaNya.

16. Marende BE No. 758: 1+3“JAHOWA PANGURUPI”
Jahowa pangurupi di si ulaonmi, dilehon pos ni roha di ganup tingki I Nang pe sipata ganggu haporseaonmi, jamot tongtong Tuhanmu manjaga ngolumi
Jahowa pandongani di na porsea i, Ibana patuduhon nang sidalananmi Asa marolopolop ho di ujungna i, Ibana do donganmu nuaeng nang sogot i.

17. PENUTUP :
P : Kita telah mendengarkan firman Tuhan melalui khotbah hari ini: Tuhan mendengarkan seruan orang percaya kepadaNya, seperti kepada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan berseru: “Tuhan, AnakDaud, kasihanilah kami!” Marilah mengucapkan syukur bagi Tuhan Allah kita di dalam nama Yesus Kristus, sebab Dia mendengar seruan orang-orang percaya kepadaNya, memberikan kasih karunia kepada yang memohon padaNya.
J : Syukur bagi Allah atas pengasihanNya dan jadilah kehendakMu bagi kami.
P : Tuhan berjanji akan mendengar seruan yang kita sampaikan kepadaNya. Karena itu marilah mencari wajah Tuhan. Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah Tuhan. Ketika kita sedang menghadapi penderitaan sekarang ini karena pandemi Covid-19, selalulah berseru dan memohon kepada Tuhan : Ya Yesus Anak Daud, kasihanilah kami. Ingatlah, Tuhan tidak akan membiarkan engkau terus di dalam penderitaan tetapi Tuhan akan mengakhirinya oleh karena pengasihanNya.
J : (Mangendehon) BE No. 207 : 4 “ SAI TIOP MA TANGANHU ”
Di lambung patMu Tuhan, di joloMon, sai loas maradian siseanMon Pitpit hubaen matangku maniop Ho, ai sonang do rohangku mardongan Ho
P : Marilah kita berdoa untuk menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan:
Ya Allah Bapa kami yang di surga.Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam kehidupan kami masing-masing. Sebahagian daripada karunia itu, kami serahkan kembali sebagai persembahan kepadaTuhan.Terimalah dan berkatilah persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan pelayanan kerajaan Tuhan di dunia ini.Bukalah hati kami untuk mengenal betapa banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dari Tuhan, supaya kami senantiasa bersyukur kepadaMu di dalam nama Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.secara bersama kita ucapkan doa Bapa kami, Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlahnamaMu………….
P : Berkat !( Majelis / Parhalado ).
R : (Menyanyikan ) Amin, Amin, Amin.

Penyusun: Bvr.Relita Simangunsong

2 thoughts on “LITURGI MINGGU EXAUDI 24 MEI 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *