LITURGI IBADAH PENTAKOSTA-1, 31 MEI 2020

I. PERSIAPAN:
1. Ibadah dipimpin oleh Kepala keluarga
2. Salah seorang dari anggota keluarga akan memimpin doa syafaat.
3. Kantong Persembahan disediakan

II. IBADAH
1. PEMBUKAAN:
P : Terpujilah Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus yang telah menggenapi janjiNya seperti yang dikatakanNya di dalam Yohanes 14 : 16 – 17, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
J : Terpujilah Tuhan Allah yang Mahakasih yang telah membela kita.
P : Penggenapan janji Allah itu adalah peristiwa Turunnya Roh Kudus. Itulah sekarang yang kita peringati, kita rayakan dan kita syukuri. Dengan demikian, marilah kita bersama-sama di dalam persekutuan yang kudus bersama dengan Allah di dalam ibadah kita. Marilah kita bernyanyi:

2. Marende BE No. 102: 1 – 2 “O TONDI PARBADIA I BONGOTI”
O Tondi Parbadia i, bongoti rohanami be, ro, Sipatiur roha! O sondang sian Surgo i, sondangi rohanami be, tu halalas ni roha! Asa masa patupahon pinodahon ni hataMu, sai tu hami ma rohaMu.
Ho do silehon roha i di nasa na porsea i, tumpahi rohanaMi! Patogu rohanami be, pasar hataM tu sasude sai tong dongani hami!
On pe, sude, parrohahon, hatuaon lehononMu, Sipujion do goarMu.

3. VOTUM – INTROITUS – DOA :
P : Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin.(Majelis Jemaat).
P : Demikianlah Firman Tuhan Allah: “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” RohKu akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapanKu dan tetap berpegang pada peraturan-peraturanKu dan melakukannya.Haleluya!
J : (Menyanyikan): Haleluya, Haleluya, Haleluya!
P : Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah Bapa kami! Engkau yang mengajar dan menerangi hati orang-orang percaya melalui Roh Kudus. Bukalah mata hati kami juga dengan RohMu, agar kehidupan kami sesuai dengan kehendakMu, dan hati kami penuh damai dan sukacita, dalam Tuhan Yesus Kristus. A m i n.

4. Marende BE No. 462: 1 “ALE TONDI PORBADIA”
Ale Tondi Porbadia, sai songgopi hami on. Rohanami ma paria lao mamuji Ho tongtong. Ho tongtong, Ho tongtong, lao mamuji Ho tongtong.

5. HUKUM TAURAT:
P : Hukum Tuhan untuk kita pada Peringatan Turunnya Roh Kudus hari ini, tertulis dalam 2 Timotius 1: 7 – 8.“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
Marilah kita bersama-sama berdoa memohon kekuatan dari Tuhan kita.
J : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami untuk melakukan yang sesuai dengan hukumMu. Amin.

6. Marende BE No. 424: 1“SOARA NI TONDI”
Soara ni Tondi ni Tuhanta i, Jot-jot dilaosi, ditulak ho I. Sai tanda jeamu, pauba roham, Dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

7. DOA PERMOHONAN DAN JANJI ALLAH
P : Ya Tuhan Allah Bapa kami. Engkaulah Tuhan yang menganugerahkan RohMu yang kudus kepada kami orang yang hina ini. Supaya kami diajari, dipimpin, diterangi dan dikuduskan serta dikuatkan untuk menghayati FirmanMu. RohMu kudus mempersatukan kami yang Engkau pilih agar saling menerima dan mengasihi selaku anggota Tubuh Kristus yang kudus. Dari jurang yang dalam kami berseru kepadaMu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suara kami.Biarlah telingaMu menaruh perhatian kepada suara permohonan kami. Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?Tetapi padaMu ada pengampunan, dengarkanlah suara jeritan kami.
J : Ya Tuhan Allah Bapa kami, kasihanilah kami.
P : Ya Tuhan Allah Bapa kami.Kami berterima kasih dan memuji namaMu karena kebesaran dan kemuliaan yang Engkau nyatakan kepada kami.Kami bersukacita, karena Engkau telah menganugerahkan Roh Kudus kepada kami.Namun kami mengingat penderitaan kami dan penderitaan bumi ini yang diakibatkan pandemic Covid-19, yang sedang kami hadapi sekarang ini.Kasihanilah kami dan segeralah kiranya berlalu pandemic Covid-19 dari muka bumi ini.Seperti yang telah Engkau perbuat kepada bangsaMu dari perbudakan Mesir, yang di pimpin oleh Musa.Yang menaruh Roh Kudus-Mu dalam hati mereka. Yang membelah air di depan mereka, yang menuntun mereka melintasi samudera raya, seperti ternak yang turun ke dalam lembah. Roh TUHAN membawa mereka ke tempat perhentian.
J : Ya Tuhan Allah Bapa kami, kasihanilah kami.
P : Ya Tuhan Allah Bapa kami. Berkatilahlah GerejaMu selama di dunia ini.Walaupun GerejaMu menghadapi kesusahan karena pandemic Covid-19 ini, namun Engkau melimpahkan rupa-rupa karunia kepada jemaatMu agar semakin bertambah pemberita Injil, pengajar, dan yang rela mengasihi sesamanya manusia.Pakailah GerejaMu menjadi saluran berkat kepada dunia, terhadap yang berkekurangan dan yang berkesusahan.Berkatilah dan kuatkanlah para pelayan di gerejaMu.Terangi dan berkatilah persekutuan orang Kristen di gedung Gereja, di sekolah dan di rumah masing-masing.Teguhkanlah iman jemaatMu di mana pun berada. Kalau pun harus menghadapi penderitaan saat ini, namun kami percaya, Engkau akanmengakhiri penderitaan ini karena pengasihanMu, dan Engkau akan menuntun kami dengan RohMu kepada kesenangan.
J : Ya Tuhan Allah Bapa kami, kasihanilah kami dan ampunilah dosa kami.
P : Ya Allah Bapa kami yang di surga. Engkau mengampuni dosa kami orang yang hina dan tercela ini di dalam Anak kesayanganMu.Kasihanilah kami, orang yang berdukacita yang berdosa ini. Nyatakanlah di dalam hati dan jiwa kami ini akan keampunan segala dosa dan kesalahan kami itu. Karuniakanlah Roh Kudus bagi kami untuk memberi kekuatan, keteguhan dan ketetapan hati supaya iman kami tidak tergoyahkan.Bimbing dan ajarlah kami, ya Tuhan agar kami benar-benar dan sungguh-sungguh menyerahkan diri, hati dan jiwa kami, kepadaMu saja, sebagai korban yang hidup dan kudus, oleh sebab AnakMu, Yesus Kristus, Tuhan kami.A m i n.
J : (Mangendehon): BE No. 432:1“SIAN HURUNGAN NI DOSANGKI”
Sian hurungan ni dosangki, ro au tu Ho, ro au tu Ho Tuhaluaon di mudarMi, Jesus au ro tu Ho Nasa rohangku malum, hipas, gabe mamora nang pe pogos Sian jeangku ro au tu Ho, Jesus au ro tu Ho
P : Janji Tuhan akan keampunan dosa-dosa kita :Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kami kesumbah, akan menjadi putih seperti bulu domba.Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!
J : Amin.

8. Marende BE No. 194: 1, 4“AUT SO ASI ROHAM”
Aut so asi rohaM, aut so godang basaM, tu dia au? Alai dibaen basaM, dohot asi rohaM, tu surgo au Disuru AnakMi, tu au TondiNa i, na sian Ho
Manogu tondingki, tu hasonangan i, pinuji Ho

9. E P I S T E L:
P : Firman Tuhan yang ditetapkan untuk kita pada Peringatan Turunnya Roh Kudushari ini, tertulis dalam Galatia 5 : 16 – 26. Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
J : Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
P : Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
J : Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
P : penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
J : kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
P : Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
J : kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
P : Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
J : Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
P : dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. Demikian Firman Tuhan:Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Allah serta memeliharanya. Amin.

10. Marende BE No. 464: 3“HUBOAN MA DIRINGKU”
Ias do au diburi Ho, ale Tuhanki, Naeng dohot parulanhu hombar tu hataMi. Pagalak ma rohangku, dison managam au. TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

11. PENGAKUAN IMAN PERCAYA :
P : Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersama-sama mengucapkannya:
J : Aku Percaya…..

12. Marende BE No. 109: 2“SAI SONGGOPI HAMI ON”
Tondi hasangapon i sai ingani rohanami. Pargogoi ma hami be maralohon dosanami Asa tung malua hami sian hadosaonnami.

13. DOA SYAFAAT :
14. Marende BE No. 463: 1“PASUPASUM TONGOSONMU”
PasupasuM tongosonMu, i do didok hataMi, Suru tondiM na badia, bosur ma baen rohangki. HagogoonMu songgop ma tu rohangkon.
Unang sai holan manetek, gohi sandok diringkon.

15. KHOTBAH :
Firman Tuhan Buat kita dalam Ibadah Minggu Pentakosta I, saat ini tertulis dalam Kitab Yesaya 63: 11-14, beginilah Firman Tuhan,
P: Lalu teringatlah mereka kepada zaman dahulu kala, zaman Musa, hamba-Nya itu: Di manakah Dia yang membawa mereka naik dari laut bersama-sama dengan penggembala kambing domba-Nya? Di manakah Dia yang menaruh Roh Kudus-Nya dalam hati mereka;
K: yang dengan tangan-Nya yang agung menyertai Musa di sebelah kanan; yang membelah air di depan mereka untuk membuat nama abadi bagi-Nya;
P: yang menuntun mereka melintasi samudera raya seperti kuda melintasi padang gurun? Mereka tidak pernah tersandung,
K: seperti ternak yang turun ke dalam lembah. Roh TUHAN membawa mereka ke tempat perhentian. Demikianlah Engkau memimpin umat-Mu untuk membuat nama yang agung bagi-Mu.
P: Demikian Firman Tuhan, Saya akan membacakan keterangannya kepada kita

Roh Kudus adalah Pribadi ketiga Allah Tri-Tunggal. Dalam Kisah Para Rasul 2 tertulis Roh Kudus dicurahkan atas rasul-rasul pada hari Pentakosta (Pentakosta Yahudi adalah hari raya panen). Namun ini bukan berarti Roh Kudus baru diciptakan pada saat Pentakosta. Roh Kudus tidak terpisahkan dari Allah Bapa dan Allah Anak. Meskipun peran-Nya terlihat signifikan dalam Perjanjian Baru khususnya saat kita membaca Kisah Para Rasul dan surat-surat, Roh Kudus sebetulnya sudah bekerja sejak kekal. Minggu ini kita memperingati Hari Turunnya Roh Kudus, yang menurut kalender gerejawi 50 hari setelah kebangkitan Tuhan Yesus. Kita memperingati dan merayakan. Jangan kita memahami Roh Kudus bolak-balik naik dan turun sehingga ada Pentakosta kedua. Roh Kudus yang turun itu sudah berkarya sejak dulu, sekarang dan sampai Maranatha. Bahan khotbah kita adalah satu bukti keikutsertaan Roh Kudus dalam karya penyelamatan sejak Perjanjian Lama. Yesaya 63: 11-14 adalah bagian Trito-Yesaya, masa sesudah kembali ke Yehuda dari pembuangan Babel. Di sini pergumulan yang dihadapi umat adalah kehidupan saat kembali ke Yerusalem dan usaha membangun kembali Bait Allah. Apa yang terjadi saat mereka kembali? Yerusalem tidak seperti dulu lagi. Ada perasaan asing sekalipun mereka kembali ke “rumah” sendiri. Identitas sebagai bangsa pilihan seperti dipertanyakan kembali. Mereka mengalami krisis iman. Perasaan bahwa Tuhan jauh dari mereka. Di masa ini Yesaya tampil memberikan pengharapan, dengan mengingat perbuatan Tuhan di masa lampau. Pada ayat 10 dikatakan Tuhan berubah menjadi musuh umatnya, berperang melawan mereka, karena mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus. Umat merindukan masa-masa dimana Tuhan berperang bagi mereka, bukan berperang melawan mereka. Saat itulah umat tersadar betapa mereka perlu Tuhan. Mereka mengingat Tuhan. Mereka bertanya: “Dimanakah Dia…..?” Mereka mencari Tuhan. Tuhan yang sejak zaman dahulu kala, zaman Musa, selalu memberikan pertolongan bagi umat-Nya. Mereka mencari Tuhan yang menaruh Roh Kudus dalam hati umat-Nya (ay 11).
Peristiwa yang tidak pernah terlupakan oleh orang Israel salah satunya adalah saat Tuhan membebaskan mereka dari Mesir. Tuhan sendiri yang menyelamatkan mereka menyeberangi laut Merah, dengan membelahnya menjadi dua hingga bisa dilintasi. Mereka melintasi samudera raya seperti kuda melintasi padang gurun. Tidak tersandung dalam perjalanan. Sampai ke tempat perhentian.Roh Tuhan membawa mereka ke tempat perhentian. Tempat yang aman dan nyaman setelah perjalanan yang melelahkan. Semua ini hanya bisa terjadi saat Tuhan ada di pihak umat-Nya.Pola teologi seperti ini sangat kuat terlihat dalam kitab nabi-nabi. Saat umat bertindak sebagai pemberontak, Allah bertindak sebagai musuh bagi mereka. Ketika umat berseru memohon pengampunan, Allah kembali menunjukkan kasih setia-Nya pada mereka.Dalam doa pengakuan dan permohonan ini, Yesaya mewakili bangsa Yehuda memohon agar Tuhan memimpin kembali umat-Nya. Bangsa Yehuda memang sudah terbebas dari masa pembuangan, mereka sudah menempuh perjalanan kembali ke tanah perjanjian itu. Tetapi mereka merindukan jaminan bahwa Allah ada di pihak mereka. Ada kerinduan agar hubungan Allah dengan umat-Nya dipulihkan, dan Yerusalem pun dipulihkan. Semua karya Tuhan yang menyelamatkan manusia, adalah untuk nama abadi bagi-Nya (ayat 12 dan 14). Bangsa Israel sering berpaling dari Tuhan dan menyembah ilah lain. Namun Tuhan selalu menunjukkan kepada mereka kuasa-Nya yang melebihi kuasa ilah manapun. Maksud Tuhan menyelamatkan bukan supaya manusia bisa memegahkan diri, melainkan memegahkan Tuhan. Yang seharusnya kita persaksikan adalah nama Tuhan. Perbuatan-Nya yang tidak bisa dilakukan allah manapun. Dan itu yang membuat kita mengakui tanpa penyertaan Tuhan Allah kita bukan apa-apa.
Mengingat karya Allah dimasa lampau, menolong kita untuk tetap berpengharapan pada masa kini. Sebab Allah tidak berubah. Itulah kenapa Alkitab tetap relevan. Sekalipun konteks pergumulan yang dihadapi oleh bangsa Israel berbeda dengan yang kita hadapi, Tuhan Allah yang dipersaksikan teks Alkitab ini adalah Allah yang sama dengan yang kita sembah. Kita berusaha berefleksi dari jatuh bangunnya iman percaya orang Israel. Kita juga selalu bisa berefleksi dari masa lalu kita sendiri. Tentunya kita pun sudah mengalami Tuhan dalam hidup kita. Kadang kita seperti bangsa Yehuda, tidak setia menjalankan perintah Tuhan. Lalu saat kesulitan menghimpit, kita kembali mencari Tuhan. Saat itulah kita harus betul-betul bertobat dan menyerahkan hidup dipimpin oleh Tuhan. Tuhanlah yang memimpin dan mengarahkan hidup kita.
ü Pentakosta bagi orang Kristen adalah peringatan akan peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul. Jadi bukan hari ini kita baru menerima Roh Kudus. Ia telah, sedang, dan akan terus menemani kita. Roh Kudus menolong dan membimbing, menopang dan meneguhkan. Kita yang hidup dalam tuntunan Roh Kudus, tidak akan mengikuti keinginan daging. Hidup dalam Roh, berarti dipimpin oleh Roh. Jangan mengaku hidup dalam Roh kalau kita masih hidup sebagai pemberontak. Hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus berarti dari hidup kita tercermin buah dari Roh Kudus itu. Dalam diri kita pastilah ada kasih, ada sukacita, ada damai sejahtera, ada kesabaran, ada kemurahan, ada kebaikan, ada kesetiaan, ada kelemahlembutan, dan penguasaan diri (Galatia 5: 16-26). Roh Kudus tidak terbatas hanya hadir di gereja, dalam ibadah dan doa, tetapi IA hadir setiap saat. Saat kita bekerja, saat kita bergaul, saat kita bersama keluarga. Apakah kita sudah hidup dalam tuntunan Roh Kudus?
Ilustrasi: Seorang anak kecil ketakutan menyeberangi sebuah jembatan gantung. Ia berjalan bersama Ayahnya. Tangannya yang kecil berpegangan namun karena berkeringat menjadi licin, dan genggamannya terlepas. Ayahnya meraih tangan kecil itu dan memegangnya dengan kokoh. Mereka berjalan bersama menyeberangi jembatan itu tanpa ada halangan. Inilah gambaran Tuhan memegang tangan kita dan menuntun langkah kita. Tangan kita lemah, genggaman kita bisa terlepas.Tetapi tangan Tuhan kuat dan kokoh. Tangan itulah yang menopang kita agar tidak jatuh ke dalam dosa. Tangan itulah yang mempunyai kekuatan agar kita tidak berputus asa dalam kesulitan. Maka kita bernyanyi: “Peganglah tanganku, jangan lepaskan. Kaulah harapan dalam hidupku..” Penopang yang kokoh itu hadir dalam hidup kita, Dialah Roh Kudus. Amin

16. Marende BE No. 467: 1,2 “ASI NI ROHAM HUPUJI” P.Pelean
Asi ni rohaM hupuji ala Ho manobus au. Dipaias Ho rohangku, gabe soranganMu au. IngananMu rohanami, TondiMi manggohi I. Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi. Sai ramoti ma rohangku, asa boi gohanMu au. Sai mabaor ma pasupasu, nang marhite sian au. IngananMu….

17. PENUTUP :
P : Jemaat yang dikasihi Tuhan, teguhkanlah hatimu, sebab Roh Allah yang menuntunmu kepada kesenangan. Karena itu, tetaplah berpengharapan yang hidup kepadaNya.Ingatlah, selama kita masih di dunia ini, kita pasti menghadapi kesusahan, penderitaan dan kesengsaraan. Tetapi kalau kita berpengharapan yang hidup kepada Allah dan kepada janjiNya, kita akan memenangkan segala perkara yang terjadi pada kita sampai akhir. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 63: 14 “seperti ternak yang turun ke dalam lembah. Roh TUHAN membawa mereka ke tempat perhentian.Demikianlah Engkau memimpin umat-Mu untuk membuat nama yang agung bagi-Mu.”
J : Terpujilah Tuhan Allah yang menuntun kita kepada kesenangan.
P : Janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. Tetapi hiduplah oleh Roh denganberbuahkan : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri. Sebab itulah yang dikehendaki Allah untuk kita lakukan untuk menghadirkan Kerajaan Allah di bumi ini.
J : (Mangendehon) BE No. 305: 3“ALE TONDINGKU HEHE MA”
Tatopot ulaonta be baen sangap di Tuhanta Sai hehe hita sasude paboa las rohanta Mamangke hagogoon i nilehon ni Tuhanta I Tu hita saluhutna.
P : Marilah kita berdoa untuk menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan: Ya Allah Bapa kami yang di surga.Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam kehidupan kami masing-masing.Sebahagian dari pada karunia itu, kami serahkan kembali sebagai persembahan kepada Tuhan.Terimalah dan berkatilah persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan pelayanan kerajaan Tuhan di dunia ini. Bukalah hati kami untuk mengenal betapa banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dari Tuhan, supaya kami senantiasa bersyukur kepadaMu di dalam nama Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.
Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah Bapa kami. Tidak ternilai besarnya anugerahMu kepada kami, karena Roh Kudus Engkau menganugerahkan kepada kami orang yang hina ini.PemberianMu melebihi dunia dengan segala isinya.Kami berterima kasih dan memuji namaMu karena kebesaran dan kemuliaan yang Engkau nyatakan kepada kami. Curahkanlah Roh kudus kepada jemaatMu, dan orang-orang percaya yang setia dan taat kepada Yesus Kristus Tuhan kami, agar kami diajar, dipimpin, diterangi dan dikuduskan serta dikuatkan untuk menghayati firmanMu.Ya Roh Kudus persatukanlah jemaat yang Engkau pilih agar saling menerima dan saling mengasihi selaku anggota tubuh Kristus yang kudus. Sinari dan terangilah hati kami agar kami mengenal segala dosa dan kesalahan kami, dan agar kami setiap hari disucikan dan diperbaharui serta layak bersekutu di dalam jemaatMu yang kudus dan Am. Tolonglah kami agar tetap menyadari bahwa kami telah diperdamaikan dengan Allah dengan penuh keyakinan kami dapat berseru : Bapa kami di dalam Tuhan Yesus Kristus. Limpahkanlah rupa-rupa karunia kepada jemaatMu agar semakin bertambah banyak pemberita Injil, pengajar, dan yang rela mengasihi sesamanya manusia. Terangi dan berkatilah persekutuan orang Kristen di gedung Gereja, di sekolah dan di rumahnya masing-masing agar mereka sadar akan persekutuan di surga kelak. Bangunkanlah orang yang tertidur dan berilah kekuatan kepada orang yang lemah.Sadarkanlah orang fasik dan tegar hati supaya mereka bertobat dan meninggalkan kejahatan mereka.Berilah hikmat kepada orang yang rendah hati dan hiburkanlah orang yang sengsara dan menderita agar mereka tidak dicemoohkan dunia ini. Lindungi dan tinggallah bersama orang yang teraniaya karena iman kepada Kristus agar mereka tidak kuatir akan bagaimana dan apa yang harus mereka katakan. Bimbinglah pemerintah, penguasa dan raja, agar mereka bertindak adil dan takut akan hari penghakimanMu kelak. Kuatkan iman kami agar kami selalu yakin bahwa segala dosa kami telah diampuni dan kami akan Engkau antar kepada hidup yang kekal. Teguhkanlah pengharapan yang hidup di hati kami agar kami yakin bahwa walaupun sesudah kulit tubuh ini sangat rusak, tanpa daging pun kami akan melihat yang membangkitkan kami kembali dalam Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin. Secara bersama mari kita ucapkan Doa Bapa Kami:
Sude: Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah namaMu datanglah kerajaanMu jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga.Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkau punya Kerajaan dan Kekuasaan dan Kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.
P : Berkat !( Majelis / Parhalado ).
R : (Menyanyikan ) Amin, Amin, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *