LITURGI PAERTANGIANGAN RABU, 27 MEI 2020

1. BERNYANYI BE. 645: 1-2 RO MA HO PARASIROHA
Ro ma Ho parasi roha sai pagirgir rohangkon Mangendehon denggan basa ni lehonMu di au on, Tiruonhu ma suruan mangendehon sangapMi, Pujionhu Ho Jahowa partanobatoanki.
Na malua do tondingku, ala hagogoonMi Pos rohangku boanonMu diringkon tu surgo i Jesus sai lului au, atik tung na lilu au Na dihophop Ho do au, na mambaen mangolu au.

2. VOTUM – INTROITUS – DOA
P : Di dalam Nama Allah Bapa, dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus, dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi. Amin.
K : Demikianlah Firman Tuhan Allah: “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.” RohKu akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapanKu dan tetap berpegang pada peraturan-peraturanKu dan melakukannya.
P : Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah Bapa kami! Engkau yang mengajar dan menerangi hati orang-orang percaya melalui Roh Kudus. Bukalah mata hati kami juga dengan RohMu, agar kehidupan kami sesuai dengan kehendakMu, dan hati kami penuh damai dan sukacita, dalam Tuhan Yesus Kristus. A m i n.

3. BERNYANYI BE. 465: 1 PASUPASU LEHONONMU
Pasupasu lehononMu i do bagabagaMi Songon angka udan nene sai tu au ma netek i. Nang tu au, nang tu au, patetekkon i tu au

4. KOTBAH
P : Firman Tuhan yang menjadi Renungan untuk kita pada malam hari ini tertulis dalam Galatia 5: 16- 26. Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
K : Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
P : Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
K : Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
P : penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
K : kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah
P : Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
K : kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
P : Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
K : Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
P : dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. Demikian firman Tuhan. Sekarang mari kita baca keterangan firman Tuhan

HIDUP MENURUT ROH
Antidot adalah obat penawar racun (bisa) atau penangkal penyakit. Dalam pandangan Paulus, orang Galatia bagai sedang menderita penyakit karena ada konflik di internal komunitas mereka. Sebelumnya, yaitu dalam Galatia 5:13, Paulus telah menekankan bahwa manusia dimerdekakan oleh Kristus bukan untuk hidup dalam dosa, melainkan untuk saling melayani berdasarkan kasih. Lalu mengapa konflik ini dapat terjadi? Karena ada peperangan antara kedagingan dan keinginan Roh di dalam diri orang-orang Galatia, yang sayangnya sering berakhir dengan kemenangan di pihak kedagingan. Sebab itu Paulus menyediakan antidot bagi keegoisan dan perselisihan itu, yaitu “hidup oleh Roh” dan dipimpin oleh Roh”. Orang yang hidup dalam kedagingan tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Hidup oleh Roh tidak sama dengan hidup di bawah hukum Taurat. Hidup oleh Roh bermakna kemerdekaan sedangkan hidup di bawah hukum Taurat berarti terikat belenggu. Hidup oleh Roh adalah anugerah hidup baru dari Roh Kudus. Hidup oleh Roh adalah prasyarat untuk dapat dipimpin oleh Roh. Orang yang hidup oleh Roh akan mengenali suara Roh dan mampu taat pada pimpinan-Nya. Kepatuhan seseorang pada kepemimpinan Roh dalam hidupnya merupakan antidot bagi segala penyakit kedagingan yang Paulus daftarkan dalam perikop ini (19-21). Bila orang percaya kepada Kristus dan menaklukkan diri di bawah kepemimpinan Roh Kudus maka ia akan mengalami sebuah perubahan radikal dan akan menghasilkan buah Roh (22-23). Hidup menurut Roh akan termanifestasi dalam kerukunan dan keharmonisan di antara orang-orang seiman (25-26). Ini memperlihatkan kepada kita bahwa tunduknya seseorang pada pimpinan dan arahan Roh akan terlihat dalam sikap hidup kesehariannya, yang menunjukkan ketaatannya pada kehendak Allah. Dan salah satunya akan terlihat dalam sikap serta kerukunan seseorang dengan saudara-saudara seiman. Memang tidak mudah untuk hidup dalam Roh atau menjauh dari dosa dan melepaskan diri dari ikatan dosa yang selama ini membelenggu hidup. Tanpa adanya pertobatan sejati kita akan selalu ada dalam jerat Iblis. Sia-sia saja membanggakan diri karena status kita sebagai orang Kristen atau anak Tuhan padahal cara hidup kita sama dengan orang-orang dunia yang belum diselamatkan, sebab firmanNya dengan tegas menyatakan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2). Kita harus memiliki kualitas hidup yang berbeda sebagai ciri khas yang membedakan kita dengan orang dunia. Kita harus bisa menjadi saksi Kristus, hidup seperti surat terbuka yang bisa dibaca oleh semua orang, sebab dunia membutuhkan bukti. Tuhan menuntut kita untuk menghasilkan buah-buah roh (Galatia 5:22-23). Dan kita hanya bisa berbuah jika kita tinggal di dalam Tuhan dan Dia di dalam kita. Tinggal dalam Tuhan artinya selalu dekat denganNya serta taat melakukan kehendakNya, sehingga Tuhan akan bekerja dalam hidup kita melalui karya Roh Kudus yang akan memimpin kita pada ketaatan: “…Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;” (Yohanes16:13a). Kadangkala kita ingin melepaskan diri dari perbuatan daging yang menyesatkan, tapi Iblis yang penuh tipu muslihat tidak menyerah begitu saja. Iblis selalu berusaha melemahkan iman anak-anak Tuhan sehingga banyak dari kita yang masih saja jatuh dalam dosa yang sama dengan melakukan penyembahan berhala, hidup dalam perzinahan, pesta pora dan hawa nafsu, yang tanpa kita sadari telah mengotori Bait Roh Kudus yang ada di dalam kita. Untuk hidup dalam pimpinan Roh Kudus kita memerlukan Tuhan untuk mengubah hati kita.

5. BERNYANYI BE. 792: 1-2 PASUPASU HAMI O TUHAN
Reff: Pasu-pasu hami o Tuhan sai usehon dameM i, Sai ampehon tanganMi Tuhan, lehon tu au gogoM I. Di portibi on, baen ma au Tuhan, habaoran ni las ni roha tu na marsak i tu na dangol i gabe pangapuli i.
Di portibi on, baen ma au Tuhan, monang maralohon dosa dibahen gogoM i, talu musu i sibolis pangago i. Reff

6. DOA SYAFAAT
7. BERNYANYI BE. 443: 1-2 DUNG TUHAN JESUS
Dung Tuhan Jesus nampuna au Songgop dameNa, biarhu lao Taripar gogo ngoluNa i Nasa dosangku naung sae do I Tabaritahon holongNa i Didia Tuhan tudoshon i? Tuk manumpahi, tarlobi da Sasada Jesus pinuji ma
Di Ho ngolungku, las rohangki Jumolo Jesus siluaMi PangiringonMu, tolongMu i Mangalo dosa nang rohangki Tabaritahon holongNa i Didia Tuhan, tudoshon i? Tuk manumpahi, tarlobi da Sasada Jesus pinuji ma

8. DOA PERSEMBAHAN- DOA BAPA KAMI
P : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan kita berdoa. Ya Allah Bapa kami yang di surga. Kami mengaku bahwa Tuhan adalah sumber dari segala karunia yang melimpah dalam kehidupan kami masing-masing. Sebahagian dari pada karunia itu, kami serahkan kembali sebagai persembahan kepadaTuhan. Terimalah dan berkatilah persembahan umatMu ini, agar dapat kami pergunakan untuk pekerjaan dan pelayanan kerajaanTuhan di duniaini. Bukalah hati kami untuk mengenal betapa banyak berkat dan karunia yang kami peroleh dariTuhan, supaya kami senantiasa bersyukur kepadaMu di dalam namaYesus KristusTuhan kami. Amin. Secara bersama mari ber doa dalam Doa Bapa kami
K – Bapa kami yang di surga….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *