HIDUP OLEH ROH

Renungan Jumat, 5 Juni 2020

Kalo mau jujur, sebagai manusia kita memiliki kecenderungan untuk hidup menuruti keinginan daging daripada tunduk kepada Tuhan dan hidup dipimpin oleh Roh.  Ada tertulis:  “…roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:41). Memang tidak mudah menjauh dari dosa dan melepaskan diri dari ikatan dosa yang selama ini membelenggu hidup.  Tanpa adanya pertobatan sejati kita akan selalu ada dalam jerat Iblis.  Sia-sia saja membanggakan diri sebagai orang Kristen padahal cara hidup kita sama dengan orang-orang dunia yang belum percaya. Kita harus memiliki kualitas hidup yang berbeda sebagai ciri khas yang membedakan kita dengan orang dunia.  Kita harus bisa menjadi saksi Kristus, hidup seperti surat terbuka yang bisa dibaca oleh semua orang, sebab dunia membutuhkan bukti. Tuhan menuntut kita untuk menghasilkan buah-buah roh.  Dan kita hanya bisa berbuah jika kita tinggal di dalam Tuhan dan Dia di dalam kita.  Tinggal dalam Tuhan artinya selalu dekat denganNya serta taat melakukan kehendakNya, sehingga Tuhan akan bekerja dalam hidup kita melalui karya Roh Kudus yang akan memimpin kita. Kadangkala kita ingin melepaskan diri dari perbuatan daging yang menyesatkan, tapi Iblis yang penuh tipu muslihat tidak menyerah begitu saja, karena itu kita memerlukan Tuhan untuk mengubah hati kita. Untuk kesekian kalinya kita diajak untuk Hidup oleh Roh

“Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Galatia 5:25)

 BE.461:2 ”Songgop tu Hami”

Suru TondiM paluahon au on, Palua ma, o Debata. Bereng dagingku, tondingku dison, palua ma, o Debata. Dao ma pangambat di soaraMi. Hisap ni daging, sandok diringki. Na mangarsahi tongtong TondiMi, Palua ma, o Debata.

 Doa

Ya Roh Kudus, hadirlah dalam hatiku agar hidupku berjalan sesuai dengan kehendakMu. Amin

 Selamat hari Jumat

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *