HIDUP BEBAS DARI BERHALA

Renungan Jumat, 12 Juni 2020

Pernahkah anda sedih? Agak sulit kita menemukan orang yang di dalam hidupnya tidak pernah sedih. Masing-masing kita pernah merasa sedih. Rasul Paulus tidak jauh beda dengan kita. Ketika tiba di kota Atena dalam perjalanan penginjilannya, dia sangat sedih melihat bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala.  Dia menegur orang-orang di kota itu yang menyebabkan mereka marah dan  mengejeknya. Menyembah berhala adalah salah satu siasat Iblis supaya manusia terpisah dari Tuhan, mencari jalan ke luar dan kesenangan hidup dengan kecenderungan mengambil jalan pintas. Kita pasti tahu isi 10 hukum Tuhan, bahkan mungkin sudah sangat hafal.  Salah satunya adalah  “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.  Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya,”  (Ulangan 5:7, 9a).  Artinya kita tidak boleh menyembah apa pun selain Tuhan.  Bukankah sampai hari ini masih banyak orang Kristen yang tidak sepenuhnya menyembah Tuhan? Selalu ada saja orang yang mengaku Kristen tetapi masih memiliki jimat, patung, gambar-gambar atau benda-benda lainnya yang dikeramatkan. Ketika kita lebih mengutamakan perkara di dunia ini lebih daripada Tuhan, ini juga disebut berhala. Jadi berhala bukan hanya berwujud benda atau patung saja.  Dalam Kejadian 35:2 dikatakan, “Jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu…” artinya Tuhan tidak senang jika kita memberhalakan suatu apa pun itu. Seringkali kita tidak sadar kalau kita memiliki berhala dalam hidup kita. Tuhan sangat pencemburu!  Jika saat ini kita masih memiliki benda-benda atau hal-hal seperti itu, segeralah musnahkan itu semua dari kehidupanmu, karena hal itu merupakan kebencian Tuhan.

“Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia.” (Kisah Para Rasul 17:24)

KJ.375:1  ”Saya Mau Ikut Yesus”

Saya mau ikut Yesus/ saya mau ikut Yesus/ sampai s’lama-lamanya. Meskipun saya susah,
menderita dalam dunia, saya mau ikut Yesus sampai s’lama-lamanya.

Doa

Ya Tuhan, ajar aku untuk setia mengikutiMu dan tidak menyembah berhala-berhala yang ada di dunia ini. Amin

Selamat hari Jumat

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *