LAKUKANLAH YANG BAIK

Renungan Kamis, 18 Juni 2020

Secara umum hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri.  Sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan.  Hak dan kewajiban adalah dua aspek yang tidak terpisahkan dan saling berkaitan.  Bila seseorang sudah melaksanakan kewajibannya dengan baik maka secara otomatis hak akan menjadi bagiannya. Namun banyak orang lebih mengedepankan hak, alias menuntut haknya dipenuhi terlebih dahulu, tetapi urusan kewajiban diabaikan. Untuk mewujudkan sebuah kemitraan yang baik hak dan kewajiban haruslah berjalan secara seimbang.  Seorang hamba, dalam situasi dan kondisi apa pun, berkewajiban untuk taat pada tuannya yaitu mengerjakan dengan sungguh-sungguh apa yang menjadi tugasnya. Taat artinya memberi diri dengan menundukkan keberadaan diri sebagai sikap hormat yang keluar dari dasar hati yang terdalam, bukan kepura-puraan atau sebatas menyenangkan sang tuan.  Ini berbicara tentang dedikasi dan loyalitas. Ketaatan kepada tuan harus disamakan dengan taat kepada Kristus, yaitu melakukan tugas dengan segenap hati sebagai kehendak Tuhan atas dirinya.  Mari lakukan yang baik, karena Tuhan akan membalasnya dengan kebaikan dalam hidup kita.

“Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.” (Efesus 6:8)

BE.187:1 ”Denggan Do PanoguM Ale Jahowa”

Denggan do panoguM ale Jahowa. Di angka na pinarmahananMi. Tagamon bahenonMu ma na roa
So tarbunihon Ho do burjuMi ? Jotjot suhar do pambahenanMi. Di roha ni na so tumanda Ho. Alai marhite sian i do ro. Tu hatiuron na tinoguMi

Doa

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, berilah kemampuan kepadaku untuk melakuan yang baik dalam hidupku dengan demikian aku telah memenuhi kehendakMu.

Selamat hari Kamis

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *