UPAH MELAYANI

Renungan Sabtu, 20 Juni 2020

Setiap pekerja patut mendapat upahnya. Ini adalah prinsip Alkitabiah. Ini juga adalah hak dari setiap orang yang telah melakukan kewajiban atau tugasnya. Upah adalah hasil atas akibat dari suatu perbuatan, entah itu bersifat materil maupun yang imateril. Perhitungan upah telah dimulai pada masa Abraham, Bapa segala orang beriman, seperti yang tercatat dalam Kejadian 15:1, “Janganlah takut Abram. Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar”. Allah yang kaya dengan rahmat dan sumber segala berkat tidak hanya sekedar memanggil untuk mengangkat martabat atau harga diri Abraham, tetapi Ia juga menghargai tiap usaha Abraham dalam mematuhi perintah-perintahNya. Loyalitas, dedikasi dan kinerja Abraham dicatat dan diberi nilai atau dihargai dalam bentuk upah yang pantas dalam pandangan duniawi dan sorgawi. Hal yang sama juga berlaku kepada Pelayan di gereja saat ini. Sebagaimana Para Imam dalam Perjanjian Lama, mereka bertanggungjawab penuh atas terselenggaranya kebaktian Umat. Mereka juga bertindak sebagai juru-damai antara umat dengan Allah, memimpin, merawat yang sakit, pemelihara, penuntun pertumbuhan rohani, bahkan bertanggungjawab atas kekudusan umat di hadapan Allah. Karenanya melalui renungan saat ini kita sebagai jemaat Tuhan diberi tugas dan tanggungjawab untuk memperhatikan kebutuhan atau keperluan para pelayan Tuhan. Jangan pernah membencinya, melainkan perlakukanlah para pelayan Tuhan dengan baik serta memperhatikan kebutuhannya, karena memang mereka mendapatkan penghidupannya dari pelayanannya.

“Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?” (1Korintus 9:13)

BE.730:1 ”Sai Patau Ma Diringku”

Sai patau ma diringku ale Tuhan/ Papatarhon hinauliMi Tuhan/ Suru ma tondiMi saor tu rohangki/ Lao papatar HolongMu tu donganki

Doa

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, berikan pemahaman yang baru bagiku serta kemampuan untuk memperhatikan para PelayanMu. Amin

Selamat hari Sabtu

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *