PERBAIKI TINGKAH LANGKAHMU!

Renungan Senin, 22 Juni 2020

Seringkali kita sangat susah menerima sebuah kenyataan pahit. Kita lebih suka dan senang mendengar hal yang bagus dan manis, menyenangkan hati, sekalipun itu hanya manis-manis gula saja, tidak nyata. Kepada orang Yehuda, Yeremia diutus untuk membawa berita yang pahit di tengah kejahatan mereka kepada Tuhan; menyangkal Tuhan dalam hidup mereka. Nubuatan Yeremia yang berasal dari Tuhan disampaikan dengan harapan: orang Yehuda berbalik kepada Tuhan. Namun ternyata orang Yehuda marah kepada Yeremia dan hendak membunuh Yeremia. Diingatkan memang tidak enak. Kita seperti dibenturkan di tembok, dihalangi laju langkah kita. Tapi itu untuk kebaikan kita; supaya kita tidak salah jalan. Sekarang bagaimana kita menanggapi jikalau ada yang menegor atau mengingatkan kita? Sadar dan berterima kasih? Marah? menyalahkan orang lain? Menyalahkan keadaaan? atau mengumpat? Orang Kristen tak dididik untuk menjadi pribadi seperti itu. Dia selalu tahu hidupnya ada di tangan Tuhan, dan Tuhan selalu menata dan mengoreksi jalan hidupnya. Karenanya ketika kita ditegor atau diingatkan karena sesuatu yang mungkin menjadi kesalahan kita, mari menerimanya dan menjadikannya jadi acuan untuk bertindak benar dan berperilaku yang lebih baik lagi.

“Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu.” (Yeremia 26:13)

BE.232:3  ”Sian Sude Parulian na Arga”

Naeng ho tigor? Pangasahon Tuhanmu/ Na tuminggalhon sangapNa sude/ Na gabe jolma pasaehon dosamu
Golom ma, aithon panghophopNa i/ Tangkup Tuhanmu tung tiop hataNa/ Sai pangasahon ma bagabagaNa

Doa

Ya Allah Bapa, ajarlah aku untuk menjadi pribadi yang bersedia menerima tegoran dan berikan pemahaman bagiku bahwa tegoran tersebut adalah yang yang baik untuk mengembalikan langkahku melakukan yang baik. Amin.

Selamat hari Senin

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *