OLEH KASIH KARUNIA

Renungan Selasa, 23 Juni 2020

Dalam suratnya kepada jemaat di Roma, Rasul Paulus mengawalinya dengan menggambarkan keadaan umat manusia yang mengalami disfungsi secara rohani (1:18-32). Kita semua termasuk dalam golongan pemberontak: “Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. . . . Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (3:12,23). Kabar baiknya adalah kita semua “oleh kasih karunia [Allah] telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus . . . karena iman” (ay.24-25). Ketika kita mengundang Kristus masuk ke dalam hidup kita dan menerima pengampunan serta hidup baru yang ditawarkan Allah, kita pun berjalan dalam jalur yang akan membawa kita menjadi pribadi yang sesuai dengan tujuan-Nya. Memang kita tidak serta-merta menjadi sempurna, tetapi kita tidak lagi berada dalam keadaan rusak dan mengalami disfungsi. Melalui Roh Kudus, kita menerima kekuatan hari demi hari untuk memuliakan Allah melalui perkataan dan perbuatan kita, dan untuk “menanggalkan manusia lama [kita] . . . supaya [kita] dibaharui di dalam roh dan pikiran [kita], dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguh.

“dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” (Roma 3:24)

BE.183:3  ”Na Jumpang Au”

On pe holan asi ni roha. Sipangasahononhon i. Sipujionku do Jahowa, Dung ro na pamanathon i
Unduk huhut las rohangki, Mamuji asiroha i. Mamuji asiroha i

Doa

Ya Tuhan Allah, terima kasih atas pembenaranMu kepadaku didalam AnakMu Tuhan Yesus Kristus. Bimbinglah aku di dalam RohMu agar tetap hidup benar dihadapanMu. Amin.

Selamat hari Selasa

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *