ELUELUKANLAH ALLAH

Renungan Rabu, 01 Juli 2020

Masih ada banyak orang Kristen yang beribadah kepada Tuhan secara asal-asalan tanpa disertai sikap hormat dan takut akan Tuhan. Apa indikasinya? Datang beribadah terlambat, suka bersenda-gurau saat ibadah berlangsung, ada yang berfacebook ria, chatting-an atau ber WA ria. Kalau kita menyadari akan kehadiran Tuhan, kita tidak akan melakukan tindakan-tindakan tersebut.  Ada pula yang beribadah dengan raut muka tetap cemberut saja tidak ada semangat sama sekali.  Pemazmur mengingatkan,  “Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!”  (Mzm 100:2) dan Nas renungan saat ini menyatakan:  bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak sorai.  Artinya kita beribadah kepada Tuhan dengan sukacita dan penuh semangat. Mengapa kita harus beribadah kepada Tuhan dengan sukacita?  Karena kita diciptakan memang adalah untuk memuji, menyembah dan memuliakan Dia. Sudahkah kita menyembah Tuhan dan memuliakan namaNya dengan segenap hati dan jiwa sebagai perwujudan dan ibadah kita?  Kita harus bersukacita oleh karena Tuhan telah menebus dosa-dosa kita dan menyelamatkan kita.  Kita bersukacita karena menjadi umat pilihanNya. Kita bersukacita karena Tuhan adalah Gembala Agung dan kita adalah kawanan domba gembalaanNya.  Kita bersukacita karena  “TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.”  (Mzm 100:5).  Kesadaran akan kasih karunia Tuhan yang begitu besar ini seharusnya mendorong kita untuk beribadah kepadaNya dengan kasih. Orang yang beribadah karena mengasihi Tuhan pasti akan melakukan yang terbaik untuk Tuhan kapan pun dan di mana pun berada dan tidak mudah kecewa, sebab ibadah yang sesungguhnya berkaitan dengan seluruh hidup kita yang mengabdi secara total kepada Tuhan.

 “Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!” (Mazmur 47:2)

BE.361:1  ”Na Denggan Situtu Do”

Na denggan situtu do mamuji Debata. Jahowa na tumimbo Na sai tongtong basa. Denggan do paboahon Manogot asiMi. Bodari mangendehon BurjuM nang sintongMi

Doa

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, ajar aku didalam Roh KudusMu, agar aku mampu selalu mengelulukan namaMu di dalam pujian dan perilakuku. Amin

Selamat hari Rabu

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

2 thoughts on “ELUELUKANLAH ALLAH

  1. Teks bahasa Ibrani Mazmur 100 : 2

    Huruf Ibrani, ” עִבְד֣וּ אֶת־יְהוָ֣ה בְּשִׂמְחָ֑ה בֹּ֥אוּ לְ֝פָנָ֗יו בִּרְנָנָֽה ”

    Cara membacanya, ” Ibdu et YHWH ( Adonai ) b’shimkhah bo’u lepanav birnanah ”
    🕎✡️🤚🏻👁️📜🕯️🕍✝️🤴🏻👑🇮🇱🗝️🛡️🗡️🏹⚖️⚓🗺️🌫️☀️🌒⚡🌈🌌🔥💧🌊🌬️❄️🌱🌾🍇🍎🍏🌹🍷🥛🍯🐏🐑🐐🐂🐎🦌🐪🐫🦁🦅🕊️🐟🐍₪

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *