KEADAAN BARU MENURUT ROH

Renungan Kamis, 02 Juli 2020

Memelihara hukum Allah adalah kriteria bagi kebenaran yang diukur dalam masa Perjanjian Lama. Namun ternyata hukum itu hanya mendorong umat untuk berbuat dosa lebih banyak. Sifat alami manusia tidak bisa diubah oleh hukum yang terangkum dalam kitab. Dengan keadaan demikianlah maka rasul Paulus menjelaskan tujuan hukum-hukum Allah dan kuasa Roh Allah di dalam kehidupan orang percaya. Roma pasal 7 mengatakan bahwa kita sudah terbebas dari hukum Taurat . Dalam pasal sebelumnya (Pasal 5) disebutkan bahwa kita suda bebas dari murka Allah dan kuasa dosa (pasal 6). Apa maksudnya? Dosa adalah senjata maut, suatu “sengat” yang dipakai maut utuk mengalahkan segala sesuatu dalam kerajaannya. Hukum Taurat menyatakan dosa-sebagai-dosa, menjadi “kuasa dosa”. Jikalau manusia hendak ditolong oleh hukum Taurat, maka ia akan selalu berhadapan dengan dosa dan tetap melakukan ketentuan-ketentuan yang disyaratkan dalam hukum Taurat. Karenanya kita saat ini diminta untuk selalu hidup di dalam Roh Allah bukan hidup menurut huruf hukum Taurat. Ketika hidup di dalam roh maka kita akan menghasilkan buah yang menjadi nilai etis kehidupan orang percaya, yakni: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Mari melangkah untuk menggapainya.

“Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.” (Roma 7:6)

BE.102:2  ”O Tondi Porbadia i”

Ho do silehon roha i di nasa na porsea i tumpahi rohanami. Patogu rohanami be, pasaor hataM tu sasude ai tong dongani hami On pe sude parrohaon, hatuaon lehononMu Sipujion do goarMu

Doa

Ya Roh Kudus hadirlah selalu dalam hidupku, agar kami diperbaharui dan menghasilkan buah yang baik. Amin

Selamat hari Kamis

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *