MEMBUANG SEGALA KEJAHATAN

Renungan Jumat, 28 Agustus 2020

Kata kunci yang perlu kita renungkan hari ini adalah kata SEGALA. Ingat kah kita akan perkataan ini ? ”Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. ” (Matius 6:24). Kita gagal dalam menjalankan iman kita, KADANG bukan karena kita MASIH KEKURANGAN pengetahuan akan Firman Tuhan. Tapi karena kita masih sering mendua hati. Kita masih sering memijakkan kaki kita ditengah-tengah antara Ya dan Tidak. Sehingga kadang kita terbuai oleh godaan YA dan kadang terbuai oleh godaan TIDAK. Kadang kita berjalan di jalan yang benar dan kadang di jalan yang salah. Bahkan terkadang kita membawa yang benar dan yang salah bersama-sama. Ingat, Tuhan ingin yang sepenuhnya. Tuhan ingin kita bertindak yang tuntas, dan bukan setengah-setengah. Itulah artinya SEGALA. Tuntas tanpa sisa. Sepenuhnya tanpa ada yang tertinggal. ”Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.” – 1 Petrus 2:1. Ibarat Virus, maka jika tidak dibuang SEGALA nya, maka virus yang tertinggal itu akan bergerak kembali menguasai diri kita. Sehingga kita tidak akan pernah bisa sepenuhnya mendekat kepada Tuhan.

“Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.” (1Petrus 2,1)

BE.248.1+4 “Saleleng Ho di Tano On”

Saleleng ho di tano on, patigor ma roham, Paingotingot ma tongtong, nidok ni Debatam

Bolongkon sian rohami, luhut na so ture, Alai na sian Tuhan i, ramoti ma sude.

Doa

Berilah kekuatan bagiku ya Tuhan untuk membuat segala yang jahat dalam hidupku. Amin

Selamat hari Jumat

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *