PENGAMPUNAN YANG MEMULIHKAN

Renungan Sabtu, 12 September 2020

Apakah Tuhan sungguh melupakan dosa kita? Benarkah Dia telah mengampuni kita sepenuhnya?  Pertanyaan ini bisa saja muncul spontan dalam benak kita. Bisa saja ada ketakutan yang besar setelah kita melakukan dosa, atau ada rasa tidak layak yang menyiksa. Bisa juga rasa bersalah melenyapkan sukacita kita. Namun Tuhan kita adalah Tuhan yang baik dan pengampun. Itulah yang dialami dan dikisahkan kembali oleh Daud. Gambaran mengenai “sejauh timur dari barat” menunjukkan bahwa Tuhan benar-benar tidak pernah mengungkit kembali dosa yang kita akui dan telah kita tinggalkan. Memang dosa Daud tercatat dalam Kitab Suci dan tidak pernah dapat dihapus sepanjang sejarah umat manusia. Tetapi oleh kebaikan Tuhan, dosa itu sudah Tuhan ampuni. Kalaupun Dia membalas tindakan salah kita, balasan itu sungguh ringan dan tidak sepadan dengan kesalahan kita. Tanpa kasih dan kesetiaan Tuhan, kita sebetulnya tidaklah ada harganya. Namun Tuhan sangat menghargai kita. Kasih setia-Nya memelihara kita. Rasa bersalah dan takut berlebihan dapat menghalangi kita melihat kasih dan anugerah Tuhan. Pengalaman dan pengetahuan kita yang terbatas sering membuat kita meragukan pengampunan tuntas Bapa yang menerima kembalinya anak terhilang. Dalam keadaan demikian, seharusnya imanlah yang berbicara. Jika Tuhan tidak lagi mengingat dosa kita, masihkah perlu kita terus mengungkit kesalahan dan dosa masa lalu kita sendiri?

“Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.” (Mazmur 103,12)

Lagu Rohani “Sejauh Timur Dari Barat”

Sejauh timur dari barat, Engkau membuang dosaku, Tiada Kau ingat lagi pelanggaranku/ Jauh ke dalam tubir laut, Kau melemparkan dosaku/ Tiada Kau perhitungkan kesalahanku/ (Ref.) Betapa besar kasih, pengampunanMu Tuhan/ Tak Kau pandang hina hati yang hancur, Ku berterima kasih kepadaMu ya Tuhan, Pengampunan yang Kau beri pulihkanku.

Doa

Terpujilah Engkau Bapa yang tidak mengingat dan membalaskan dosa yang kuperbuat, karena itu jadikan aku pribadi yang mampu menjauh dari perbuatan dosa. Amin!

Selamat hari Sabtu

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *