BELAJAR DARI ESAU,YUK!

Renungan Selasa, 15 September 2020

Bagi yang pernah dikhianati, pasti bisa merasakan dengan apa yang dirasakan oleh Esau. Siapa yang tidak kecewa saat dikhianati, apalagi oleh orang terdekat kita. adik kandung sendiri pulak. Esau begitu marah setelah ia ditipu oleh Yakub, adiknya. Pertama, Yakub telah berhasil “membeli” hak kesulungan miliknya dengan semangkuk kacang merah. Kedua, dengan cara yang licik, Yakub telah menyerobot berkat yang seharusnya menjadi miliknya. Esau dendam dan berikhtiar membunuh adiknya itu (Kej.27:41). Tentu sulit bagi Esau melupakan begitu saja peristiwa itu. Tetapi, tampaknya Esau belajar memahami kesalahannya. Ia belajar bahwa menyimpan dendam dan kebencian justru akan memberikan dampak buruk baginya. Esau pun belajar mengampuni! Dan, menurut saya, Tuhan menghargai tindakannya, yang bersedia berjalan menurut firman-Nya. Kita mungkin punya pengalaman sama seperti Esau. Kita melakukan kesalahan, ditipu, dan dikhianati, bahkan oleh orang yang terdekat dengan kita. Jujur, ada perasaan marah, bahkan dendam. Tetapi, Roh Kudus menghendaki kita membereskan hati dan mengampuni. Tidak mudah dan perlu proses panjang. Tetapi, kita perlu melakukannya! Kita dapat belajar dari Esau. Tahun-tahun sakit hatinya telah diganti Tuhan dengan tangis sukacita kemenangan saat ia melepaskan pengampunan untuk Yakub. Pengampunan bukanlah suatu kasus lupa ingatan yang dapat menghapus luka masa lalu dengan sekejap. Sebaliknya, pengampunan adalah proses penyembuhan dengan mengeluarkan racun dari luka hati tersebut. Dengan demikian, hati kita pun dibebaskan dan dipulihkan.

“Terimalah kiranya pemberian tanda salamku ini, yang telah kubawa kepadamu, sebab Allah telah memberi karunia kepadaku dan aku pun mempunyai segala-galanya.” Lalu dibujuk-bujuknyalah Esau, sehingga diterimanya.” (Kejadian 33,11)

BE.481,3 “Godang Dope”

Tatiru holong ni rohaNa i, pinatuduhaon ni Tuhanta i/ Tahaholongi ma donganta i, ai ruas ni Tuhanta do nang i ! / Mardame ma, marsijalangan ma; Tatuju ma solhot tu debata !

Doa

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, bimbinglah aku didalam rohMu agar mampu membukakan pintu pengampunan kepada orang yang berbuat salah kepadaku, Amin.

Selamat hari Selasa

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *