RASA TAKUT KEPADA TUHAN

Renungan Rabu, 16 September 2020

Daud adalah pribadi yang tetap memiliki prinsip keberserahan diri kepada Tuhan ketika menghadapi pergumulan hidup yang berakar dari tindakan tidak adil yang diperbuat orang lain kepadanya. Dia percaya bahwa Tuhanlah yang akan membalaskan segala ketidakadilan itu. Walaupun sekarang Daud ditonjolkan sebagai seorang pemimpin besar dengan intensitas lebih besar dibandingkan bagian-bagian sebelumnya, tetapi mengenai perasaan takut akan Allah yang dimiliki Daud dan juga segala keberserahannya kepada Tuhan untuk membela perkaranya tetap sama. Dari muda sampai nanti dia menjadi tua, Tuhan adalah tempat Daud berlindung. Dari muda sampai nanti dia mati, Tuhan adalah satu-satunya yang ditakuti dan dikasihi Daud. Saat ini juga melalui Firman Tuhan hari ini, kita bisa disentuh dan diubahkan. Apakah yang dapat kita pelajari? Bagian ini mengajarkan kepada kita untuk memiliki perasaan takut akan Tuhan dan keberserahan kepada Tuhan sebagai suatu komitmen hati. Segala keputusan yang kita buat akan sangat ditentukan oleh komitmen hati kita. Semakin hati kita takut akan Allah dan berserah kepada Dia, maka cara hidup yang kita lakukan akan semakin memancarkannya dengan indah.

“Dan sesungguhnya, seperti nyawamu pada hari ini berharga di mataku, demikianlah hendaknya nyawaku berharga di mata TUHAN, dan hendaknya Ia melepaskan aku dari segala kesusahan.” (1Samuel 26:24)

BE.289,1 “Pos Ma Ho Rohangku”

Pos ma ho rohangku, di Debata/ Bonom ma arsakmu, tu rohaNa da/ Unang lomos, tiop ma gomos,Haporseaonmu Unang ho bobos/ PaluaonNa, ho ma antong, Sian nasa jea di tano on.

Doa

Jadikan aku pribadi yang selalu takut dan taat kepadaMu ya Allah dalam menjalani hidupku. Amin.

Selamat hari Rabu

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang,STh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *