VITAMIN PENYEGAR JIWA: “Mengalahkan Dunia Yang Penuh Kekuatiran”

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Flp.4,6). Alangkah menyejukkan kata-kata seperti itu kedengarannya di tengah-tengah situasi kehidupan kita sekarang ini! Kita pun berkata dalam hati, “ah, kalau saja aku bisa begitu! Tidak menaruh kuatir tentang apa pun juga!” Tetapi bisakah?

Konon ada tiga hal yang menjadi sumber kekuatiran manusia yang paling pokok. Pertama, menyangkut kebutuhan pokok, sandang, pangan, papan. Kedua, menyangkut hubungan kita dengan sesama dan sekitar kita, soal aman. Ketiga, menyangkut masa depan. Soal ketidakpastian.

Bila pendapat itu benar, maka Yesuslah yang paling memenuhi syarat untuk menjadi orang yang paling kuatir di dunia ini. Mengenai yang pertama, kebutuhan pokok. Ia pernah mengatakan, “serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalaNya” (Luk.9,58). Lalu mengenai yang kedua, penerimaan sesama-Nya dan sekeliling-Nya. Murid-muridNya meninggalkan bahkan ada yang menghianatiNya. Bangsa-Nya memusuhi, memfitnah dan membunuh-Nya. Penguasa tidak berhasil melindungi-Nya. Ia mati di Kalvari! Mengenai yang ketiga, masa depan itu justru begitu pasti. Tetapi masa depan yang bagaimana? Masa depan yang dengan perlahan namun pasti sedang membawa-Nya ke Golgata!

Kuatirkah Yesus? Jangan katakan Ia tidak pernah mampu mengalahkanNya. Justru Dialah yang berhasil mengalahkan kekuatiran itu. Dengan apa? Dengan Penyerahan diri dan ketaatan yang total kepada kehendak Allah! Bila anda takut menghadapi lawan yang lebih besar dari Anda, larilah kepada orang yang lebih besar dari lawan Anda itu. Nah, yang lebih besar dari kuasa kekuatiran adalah Allah!

Sumber:

Eka Darmaputera, 365 Anak Tangga Menuju Hidup Berkemenangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *