MENGARAHKAN MUKA KEPADA TUHAN

Renungan Selasa, 22 September 2020

Kitab Daniel 9 berisikan sebuah doa yang memberi kita sebuah teladan bagaimana caranya berdoa selama masa krisis, yakni dengan menaikkannya dengan sepenuh hati (serius). Perlu kita pahami bahwa doa itu bukan hanya disampaikan begitu saja. Anda harus membiarkan Tuhan melihat betapa pentingnya itu bagi Anda. Daniel hari ini menggambarkan tiga cara berbeda dalam memperlihatkan keseriusannya kepada Allah: Pertama yang ia lakukan: Dia berpuasa. Puasa adalah disiplin spiritual yang telah dipakai orang-orang selama berabad-abad. Yesus mengatakan beberapa mujizat hanya dapat terjadi melalui doa dan puasa, tidak dengan berdoa saja. Mengapa? Berpuasa memberi tahu Tuhan bahwa Anda sungguh-sungguh dengan doa Anda. Musa berpuasa sebelum dia menerima Sepuluh Perintah. Orang Israel berpuasa sebelum mereka maju ke pertempuran besar mereka. Daniel berpuasa untuk menerima bimbingan dari Tuhan. Nehemia berpuasa sebelum memulai proyek pembangunan kembali tembok Yerusalem. Yesus berpuasa untuk menang dalam pencobaan. Puasa tidak harus berhubungan dengan makanan. Itu tentang melepaskan hal-hal lain dari hidup Anda agar Anda dapat fokus dalam doa. Misalnya, Anda bisa berhenti menggunakan gadget atau internet atau menonton televisi pada waktu tertentu dan menggunakan waktu tersebut untuk berdoa. Karena itu mari, mulai saat ini kita mengarahkan muka kita kepada Tuhan Allah ketika menghadapi krisis dan buatlah jam doamu kepadaNya. Amin!

“Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.” (Daniel 9,3)

BE.774,4 “Tung Mabaor Sian Ho”

Huhilala holongMi, na manogu rohangki/ Unang loas au be lilu, manadinghon Ho Tuhanku/ Pandang i do, tujuonku/ Saleleng di ngolungki, Saleleng di ngolungki/ Saleleng di ngolungki, Saleleng di ngolungki/

Doa

Ya Tuhan Allah, arahkanlah wajahku dan hatiku kepada ketika krisis itu hadir dalam hidupku. Amin

Selamat hari Selasa

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *