MURKANYA BUKAN SELAMANYA

Renungan Selasa, 29 September 2020

Kefasikan orang Israel merasuk di berbagai macam segi kehidupan mereka. Mereka tidak memedulikan orang benar yang binasa.  Mereka pun melakukan sihir, zina dan dusta. Dalam hidup mereka, mereka menyembah berhala, termasuk Molokh, dewa bangsa Amon, yang dalam penyembahan kepadanya, orang mempersembahkan anak. Dalam kefasikan seperti itu, mereka menyadari bahwa tidak ada harapan bagi mereka dan mereka pasti binasa. Mereka hancur karena kefasikan mereka. Dalam keadaan inilah, Tuhan menunjukkan kasih sayang-Nya yang besar. Dia menyatakan bahwa murka-Nya bukan untuk selamanya. Dia akan menyembuhkan dan menuntun umat-Nya kembali dan memberikan damai bagi mereka. Manusia seringkali melupakan Tuhan dan memilih jalannya sendiri. Manusia memilih untuk melakukan hal-hal yang tidak benar dalam hidupnya. Pelanggaran demi pelanggaran terjadi dan itu membawa pada kehancuran manusia. Kefasikan dan pemberontakan terhadap Allah dan hukum-hukum-Nya pasti merusak. Tuhan yang memberi aturan adalah Tuhan yang tahu apa yang terbaik bagi manusia. Pemberontakan, ketidaktaatan, dan kefasikan manusia membawa pada kehancuran, kerusakan, penderitaan, dan hilangnya harapan. Akan tetapi Tuhan tidak terus murka. Dia penuh dengan belas kasihan dan kesabaran. Dia terus mencari untuk membawa manusia kembali kepada-Nya. Hanya di dalam Dialah ada pemulihan, penghiburan, dan harapan yang pasti, karena Dia tahu apa yang paling tepat dan paling baik bagi manusia, yang adalah ciptaan-Nya.

“Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.” (Yesaya 57,16)

BE.557,3 “Dao Dumenggan”

Dao dumenggan holong ni rohaM/ Dao umarga sian ngolungkon/ Sai pujionku ma Ho Tuhanku/ Sandok ngolungku do mamuji Ho.

Doa

Ya Allah Bapa, terima kasih atas kasihMu dimana murkaMu tidak berlangsung atas selamanya. Amin.

Selamat hari Selasa

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *