BERAPA LAMA LAGI?

Renungan Sabtu, 03 Oktober 2020

Saat menulis mazmur ini, pemazmur sedang mengalami penderitaan dan tekanan hidup yang berat dan sangat mengharapkan pemulihan dari Tuhan.  Dia bertanya, berapa lama lagi murkaMu menyala? Walaupun dia bertanya demikian, Dia datang kepada Tuhan. Tindakan pemazmur ini adalah tindakan yang tepat.  Betapa banyak orang ketika mengalami penderitaan dan tekanan hidup lari mencari pertolongan kepada dunia dan terlibat dengan kuasa-kuasa gelap.  Bukannya pemulihan yang diperoleh, tapi keadaan mereka malah semakin terpuruk dan hancur. Itulah sebabnya firman Tuhan selalu memperingatkan kita untuk hidup mengandalkan Tuhan dan berharap kepada-Nya saja. Pemulihan di segala aspek kehidupan akan kita alami bila kita mau datang kepada Tuhan dan mengundang Dia hadir dalam kehidupan kita.  Di mana Tuhan hadir di situ pasti terjadi manifestasi kuasa:  ada pemulihan, perubahan, kelepasan, kemenangan, pertolongan dan mujizat. Jangan pikirkan dengan cara apa dan bagaimana Tuhan memulihkan, bahkan terkadang Ia bisa memakai penderitaan sebagai sarana untuk memulihkan kita, yang rusak dan hancur sekalipun Tuhan sanggup pulihkan.

“TUHAN, Allah semesta alam, berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?” (Mazmur 80,5)

BE.707,1 “Hagogoon dohot Apulapul”

Hagogoon dohot apul-apul Do dilehon Tuhan i tu au,/ Ganup ari au ditogu-togu Ganup tingki diondingi au./ Ai hombar tu lomo ni rohaNa Do dilehon Tuhan i tu au/ Ro marsorin arsak las ni roha Haporseaonhu dipatau.

Doa

Ya Allah Bapa, biarlah Engkau saja pertolongan dan andalanku dalam menghadapi segala yang terjadi dalam hidupku. Amin.

Selamat hari Sabtu

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *